Sosialisasi Lomba Video Dokumenter

Sosialisasi Lomba Video Dokumenter diselenggarakan pada 6 Feb 26. Kegiatan ini bertempat di Gazebo GMBA Maguwo dan diikuti oleh perwakilan dari berbagai lingkungan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai konsep, tema, serta teknis pelaksanaan lomba video dokumenter. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan terkait alur pendaftaran, ketentuan lomba, hingga kriteria penilaian yang akan digunakan oleh panitia.

Perwakilan masing-masing Lingkungan mengikuti kegiatan dengan antusias. Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan mampu mempersiapkan karya video dokumenter yang kreatif, informatif, serta sesuai dengan nilai-nilai yang ingin disampaikan dalam lomba.

Dengan adanya kegiatan ini, Lingkungan-lingkungan diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam lomba video dokumenter dan menjadikan media video sebagai sarana pewartaan, dokumentasi, serta pengembangan kreativitas umat.

Pertemuan Perdana Wil Sang Timur & Wil De Britto Membahas Kepanitiaan Paskah 2026 GMBA Maguwo

GMBA Maguwo. Selasa malam telah diadakan pertemuan koordinasi untuk membahas persiapan Perayaan Paskah 2026. Pertemuan ini melibatkan pengurus Wilayah Sang Timur dan Wilayah De Britto sebagai langkah awal dalam menyusun kepanitiaan serta perencanaan kegiatan Paskah.

Pertemuan dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 18.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat GMBA Maguwo. Suasana pertemuan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab demi terselenggaranya perayaan Paskah yang baik dan bermakna.

Agenda utama dalam pertemuan ini meliputi pembahasan konsep awal Perayaan Paskah 2026, penyusunan struktur kepanitiaan, serta pembuatan time schedule kegiatan sebagai panduan pelaksanaan ke depan. Setiap peserta turut memberikan masukan dan usulan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan terkoordinasi dan tepat waktu.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi sarana mempererat kerja sama antarwilayah serta menyamakan visi dalam pelayanan. Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan terarah sejak awal, diharapkan setiap bidang kepanitiaan dapat menjalankan tugasnya secara optimal. Hasil pertemuan ini akan menjadi dasar untuk pertemuan lanjutan guna mematangkan persiapan teknis dan memastikan seluruh tahapan kegiatan Paskah 2026 berjalan sesuai rencana.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbentuk kepanitiaan yang solid serta perencanaan yang matang, sehingga Perayaan Paskah 2026 di GMBA Maguwo dapat dilaksanakan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi seluruh umat.

Ibadat Lingkungan St. Antonius.

Hari/tgl : Kamis, 29 Januari 2026
Tempat : Rumah Bpk. Herjunanto
Pemandu : Bpk. Mikhael Purwanto
Umat yg hadir : 20 orang.

Renungan yg disampaikan bpk. Purwanto kali ini menggabungkan dua pesan penting untuk menguatkan iman kita.
Pertama, kita belajar dr para pelayan Tuhn yg sederhana namun setia. Mereka menghadapi resiko dg hati yg gembira.
Kedua, kita diajak merenungkan kerahiman Allah. Jika Tuhan saja menerima kita tanpa memandang status, mengapa kita sering membuat sekat dg sesama?
Mari temukan kekuatan baru untuk tetap setia melayani dan mengasihi tanpa membeda-bedakan.

https://youtu.be/M_PpEtgLn64

Pertemuan Perdana Pengurus Wilayah Sang Timur, Stasi Maguwo

Maguwoharjo – Pengurus Wilayah Sang Timur menggelar pertemuan perdana pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Joglo Mbak Sis, Jl. Tajem–Kadisoka. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyatukan visi dan semangat pelayanan pengurus wilayah.


Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Wilayah, para Ketua Lingkungan, serta Panitia Inti Paskah 2026. Meski hujan deras disertai petir mengguyur sejak awal hingga akhir kegiatan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap hadir dan mengikuti rapat dengan penuh antusias.


Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran minuman panas dan gorengan hangat yang setia menemani jalannya pertemuan, menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

Agenda utama pertemuan ini adalah perkenalan antar pengurus serta pembahasan awal persiapan kepanitiaan Paskah 2026 di Stasi Maguwo. Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa Wilayah Sang Timur bersama Wilayah De Britto menerima mandat sebagai panitia penyelenggara Paskah 2026.


Melalui pertemuan perdana ini, diharapkan terbangun kerja sama yang solid, komunikasi yang baik, serta semangat pelayanan yang tulus, sehingga seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026 dapat dipersiapkan dan dilaksanakan dengan lancar serta penuh makna bagi seluruh umat Stasi Maguwo.

Wilayah Ignatius Loyola Gelar Kerja Bakti “Jumat Bersih” di Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo


Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap rumah bersama, Jumat 30 Januari 2026 Wilayah Ignatius Loyola yang terdiri dari Lingkungan St. Yohanes Pembaptis, St. Elisabet, St. Clara, St. Fransiskus Asisi, dan St. Gabriel, melaksanakan kegiatan kerja bakti “Jumat Bersih” di Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata partisipasi umat dalam merawat dan menjaga kebersihan lingkungan gereja, sekaligus sebagai sarana mempererat kebersamaan antar lingkungan di Wilayah Ignatius Loyola. umat dari 5 lingkungan yang tergabung di wilayah Ign Loyola lingkungan hadir dengan penuh semangat, bahu-membahu membersihkan area gereja, mulai dari halaman, taman, hingga area dalam gereja.

Kerja bakti ini tidak hanya menjadi kegiatan fisik semata, tetapi juga menjadi ungkapan iman yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui kegiatan Jumat Bersih, umat diajak untuk semakin menyadari bahwa gereja bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga rumah bersama yang perlu dirawat dengan penuh tanggung jawab dan cinta.

Semangat gotong royong, kebersamaan, dan sukacita tampak jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi wilayah serta lingkungan lain untuk terus aktif berkontribusi dalam kehidupan menggereja.

melalui kerja bakti Jumat Bersih ini, Wilayah Ignatius Loyola semakin diteguhkan dalam semangat pelayanan, persaudaraan, dan kepedulian, serta mampu menghadirkan Gereja yang bersih, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh umat.

Misa Memule: Mengenang 2 Tahun Ibu Elisabeth Soeryaningsih Soesono

Selasa, 20 Januari 2026 – Suasana khidmat dan penuh doa menyelimuti kediaman keluarga almarhumah Ibu Elisabeth Soeryaningsih Soesono saat umat berkumpul untuk merayakan Misa Ekaristi peringatan 2 tahun berpulangnya beliau ke rumah Bapa.

Ekaristi yang Penuh Harapan

Misa kudus dipimpin oleh Romo Yos Bintoro, Pr. Dalam homilinya, Romo Yos mengingatkan kembali akan janji keselamatan Kristus. Suasana doa berlangsung begitu tenang, membawa pesan mendalam tentang harapan Kristiani: bahwa wafat bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah pintu menuju kehidupan kekal yang penuh sukacita bersama Tuhan di surga. Romo Yos juga menyampaikan pesan bahwa hidup ini adalah kesempatan untuk melayani Tuhan dan sesama, maka dari itu kita diingatkan kembali untuk mempergunakan hidup kita dengan sebaik-baiknya dalam mempersiapkan kehidupan abadi bersma Tuhan.

Kehadiran umat dari Lingkungan St. Stefanus dan Lingkungan St. Gregorius memberikan warna tersendiri. Partisipasi dari dua lingkungan ini menjadi bukti nyata kuatnya tali persaudaraan antarumat beriman. Bersama-sama, seluruh umat yang hadir melambungkan doa permohonan agar jiwa Ibu Elisabeth Soeryaningsih Soesono diterima dengan penuh cinta dalam kerahiman Allah yang tak terbatas.

Wujud Solidaritas dan Penguatan Iman

Setelah perayaan Ekaristi usai, pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh umat yang hadir. Dukungan doa dan kehadiran fisik dari para tetangga serta sahabat sejak masa duka hingga peringatan 1000 hari ini menjadi kekuatan luar biasa bagi keluarga yang ditinggalkan.

Solidaritas yang ditunjukkan malam itu tidak hanya sekadar tradisi, tetapi menjadi momen yang memperteguh iman dan mempererat ikatan persaudaraan dalam komunitas lingkungan. Kehadiran umat menjadi saksi bahwa dalam duka maupun syukur, gereja adalah sebuah keluarga yang saling menguatkan.

Doa yang Menghangatkan Hati

Perayaan malam itu berakhir dengan kehangatan yang meresap ke dalam hati. Sebuah ungkapan cinta, doa, dan pengharapan yang tulus telah dihantarkan. Semoga segala amal kasih almarhumah semasa hidup menjadi persembahan yang harum di hadapan-Nya.

“Berbahagialah orang yang mati dalam Tuhan, karena mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, sebab segala perbuatan mereka menyertai mereka.”

Semoga jiwa Ibu Elisabeth Soeryaningsih Soesono beristirahat dalam damai Tuhan yang abadi. Amin.

Rapat Program Kerja Lingkungan St. Stefanus Tahun 2026

Maguwo, 23 Januari 2026 – Melanjutkan semangat baru pasca serah terima jabatan, pengurus dan tokoh umat Lingkungan St. Stefanus berkumpul di kediaman Ketua Lingkungan yang baru, Bapak Paulus Wardana. Pertemuan ini menjadi momentum bagi lingkungan untuk merumuskan arah pelayanan selama satu tahun ke depan melalui Rapat Penyusunan Program Kerja.

Sinergi dengan Program Paroki

Fokus utama dalam rapat ini adalah menyelaraskan gerak langkah lingkungan dengan kalender kegiatan yang telah ditetapkan oleh Gereja Pusat/Paroki. Bapak Paulus Wardana menekankan bahwa sebagai bagian dari tubuh gereja, Lingkungan St. Stefanus berkomitmen untuk menyukseskan program-program besar paroki, baik di bidang liturgi, kemasyarakatan, maupun pewartaan.

Poin-Poin Utama Rapat

Dalam suasana yang penuh keakraban namun tetap produktif, rapat tersebut membahas beberapa agenda penting, antara lain:

  • Integrasi Agenda Gereja: Menjadwalkan partisipasi lingkungan dalam hari-hari besar gerejawi dan kegiatan rutin paroki sepanjang tahun 2026.
  • Perencanaan Kegiatan Lokal: Menyusun detail teknis untuk kegiatan internal lingkungan seperti pertemuan doa berkala, pendalaman iman, dan aksi sosial.
  • Alokasi Sumber Daya: Memastikan kesiapan petugas dan dukungan sarana dan prasarana agar setiap program dapat berjalan dengan lancar dan melibatkan sebanyak mungkin warga.

Membangun Partisipasi Umat

kegiatan ini mengajak seluruh umat untuk aktif berkontribusi, baik dalam pemikiran maupun pelaksanaan, agar Lingkungan St. Stefanus semakin hidup dan guyub.


“Program kerja ini adalah peta jalan kita dalam melayani. Dengan dasar ketaatan pada gereja dan semangat gotong royong, mari kita jadikan tahun 2026 ini sebagai tahun yang penuh berkah bagi seluruh warga St. Stefanus.”


Satu Hati, Satu Langkah dalam Pelayanan.

Tongkat Estafet Pelayanan: Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) Ketua Lingkungan St. Stefanus Periode 2026-2028

Maguwo, 5 Januari 2026 – Suasana penuh kekeluargaan dan khidmat menyelimuti kediaman Bapak Paulus Wardana saat berlangsungnya acara serah terima jabatan (sertijab) kepengurusan Lingkungan St. Stefanus. Momen ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan lingkungan untuk masa bakti 2026-2028.

Apresiasi atas Pengabdian Bapak Frans Sarjiyana

Acara diawali dengan penyampaian kesan dan pesan dari Bapak Frans Sarjiyana, Ketua Lingkungan periode 2023-2025 yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Dalam sambutan yang menyentuh hati, beliau menyampaikan salam perpisahan sekaligus ungkapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh umat.

“Terima kasih atas segala bantuan, doa, dan kontribusi nyata seluruh warga St. Stefanus selama tiga tahun terakhir. Tanpa dukungan bapak, ibu, dan saudara sekalian, berbagai kegiatan lingkungan tidak akan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Bapak Frans.

Harapan Baru di Bawah Kepemimpinan Bapak Paulus Wardana

Acara dilanjutkan dengan sambutan perdana dari Ketua Lingkungan yang baru, Bapak Paulus Wardana. Beliau mengapresiasi dedikasi kepengurusan sebelumnya dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh umat melalui proses pemilihan.

Bapak Paulus menekankan pentingnya sinergi dan gotong royong dalam menjalankan amanah ini. Dalam visi ke depannya, beliau berkomitmen untuk:

  • Melanjutkan program dan kegiatan positif yang telah berjalan selama ini.
  • Menyusun perencanaan strategis untuk kegiatan lingkungan selama tiga tahun ke depan guna mempererat iman dan persaudaraan warga.
  • Memohon doa restu serta bantuan aktif dari seluruh warga agar tugas pelayanan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menatap Masa Depan dengan Semangat St. Stefanus

Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian figur, melainkan simbol keberlanjutan pelayanan di ladang Tuhan. Dengan semangat pelindung lingkungan, St. Stefanus, diharapkan kepengurusan yang baru dapat membawa kesegaran dan semangat baru dalam bersekutu, berliturgi, dan mewartakan kasih di tengah masyarakat.


“Selamat bertugas kepada Bapak Paulus Wardana dan segenap pengurus periode 2026-2028, serta terima kasih yang tulus kepada Bapak Frans Sarjiyana atas dedikasi dan pengabdiannya.”

Harmoni Iman di Awal Tahun: Pelayanan Koor Lingkungan St. Stefanus

Minggu, 11 Januari 2026, umat di Lingkungan St. Stefanus berkumpul di Gereja Maria Bunda Allah. Kehadiran mereka kali ini adalah untuk memenuhi panggilan pelayanan melalui tugas koor.

Dengan balutan busana bernuansa putih yang melambangkan ketulusan hati, para anggota lingkungan mulai dari yang muda hingga lansia berkumpul bersama di depan altar untuk mempersembahkan pujian terbaik bagi Tuhan. Kehadiran setiap pribadi dalam foto ini bukan sekadar tentang harmoni suara, melainkan wujud nyata dari semangat persekutuan (koinonia) dan dedikasi dalam melayani umat.

“Bernyanyi adalah berdoa dua kali.” — St. Agustinus

“Terima kasih kepada seluruh warga Lingkungan St. Stefanus yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan suaranya. Semoga persembahan ini menjadi berkat bagi paroki kita dan kemuliaan bagi nama Tuhan.”.

Sampai jumpa di pelayanan berikutnya! Berkah Dalem..

#StStefanus #GerejaMariaBundaAllah #PelayananKoor #KatolikIndonesia #KebersamaanIman

Ibadat Sabda Lingkungan St. Antonius Padua Sembego

Kamis, 22 Januari 2026
Pemandu Ibadat          : Bapak Murdiyana
Bacaan Injil                   : Markus 3 : 7–12
Tema                             : “Diselamatkan oleh Belas Kasih”

Tempat                          : Rumah Bapak Puspito

Umat yang hadir          : 20 0rang

Dalam ibadat sabda lingkungan yang dilaksanakan pada hari Kamis, Bapak Murdiyana menyampaikan renungan berdasarkan bacaan Injil Markus 3:7–12 dengan tema “Diselamatkan oleh Belas Kasih”.

Renungan diawali dengan penjelasan singkat mengenai situasi dalam Injil, di mana Yesus diikuti oleh banyak orang dari berbagai daerah. Mereka datang dengan berbagai latar belakang dan persoalan hidup, terutama karena mereka percaya bahwa Yesus memiliki kuasa untuk menyembuhkan dan membebaskan dari penderitaan.

Bapak Murdiyana menekankan bahwa dalam perikop ini, Yesus tidak hanya tampil sebagai pengajar, tetapi sebagai pribadi yang penuh belas kasih, yang mau mendekati orang-orang sakit, lemah, dan terpinggirkan. Banyak orang yang sakit berdesakan ingin menyentuh Yesus, dan mereka yang kerasukan roh jahat pun disembuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan yang diberikan Yesus lahir dari belas kasih Allah, bukan karena jasa atau kelayakan manusia.

Iman sejati bukan sekadar pengakuan di bibir bahwa Yesus adalah Tuhan, melainkan wujud ketaatan dan kasih melalui teladan perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Kita diundang untuk membangun relasi pribadi yang mendalam dengan Yesus sebagai Tuhan dan Sahabat, bukan sekadar datang untuk memanfaatkan kuasa-Nya demi kepentingan egois semata. 

Melalui kesabaran, kejujuran, dan pengampunan, kita dipanggil menjadi murid Kristus yang sungguh-sungguh mengenal dan mengikuti-Nya hingga akhir, membawa terang kasih-Nya melalui kesaksian hidup yang tenang namun mendalam.

Menurut teman-teman, tantangan terbesar apa yang sering kita hadapi dalam menunjukkan kasih Yesus melalui perbuatan nyata?

Renungan ditutup dengan ajakan agar umat Lingkungan St. Antonius Padua Maguwo semakin menjadi komunitas yang menghadirkan kasih, penerimaan, dan pengharapan bagi siapa pun yang membutuhkan.

https://youtu.be/_mjLTRmXzUc