Kunjungan Kasih kepada Umat Lansia Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Minggu, 28 Juni 2026, dalam rangka menyambut pesta nama Santo Petrus, umat Lingkungan Santo Petrus melaksanakan kegiatan kunjungan kasih kepada para umat lanjut usia (lansia) sebagai wujud kepedulian, perhatian, dan kasih persaudaraan di dalam kehidupan menggereja. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menghadirkan sukacita bagi para lansia yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan iman di lingkungan.

Dalam kunjungan kali ini, umat mengunjungi tiga keluarga, yaitu kediaman Bapak dan Ibu Mulyadi, Bapak Darto, serta Ibu Sugiarti. Kehadiran umat disambut dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Melalui perjumpaan sederhana ini, terjalin suasana hangat, penuh keakraban, serta saling berbagi cerita dan perhatian.

Sebagai ungkapan kasih dan kepedulian, rombongan membawa bingkisan berupa parcel buah dan roti untuk masing-masing keluarga yang dikunjungi. Bingkisan tersebut diharapkan dapat menjadi tanda kasih dari seluruh umat Lingkungan Santo Petrus sekaligus memberikan semangat dan kebahagiaan bagi para lansia.

Puncak dari setiap kunjungan adalah doa bersama. Seluruh umat memohon agar Tuhan senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan sukacita kepada Bapak dan Ibu lansia. Semoga mereka selalu berada dalam penyertaan dan perlindungan Allah, diberikan ketenangan hati, damai sejahtera, serta tetap teguh dalam iman. Umat juga mendoakan agar keluarga yang mendampingi mereka senantiasa diberi kasih, kesabaran, kesehatan, dan berkat yang melimpah dalam merawat orang-orang terkasih.

Kegiatan kunjungan lansia ini menjadi pengingat bahwa perhatian kepada sesama, terutama kepada para lansia, merupakan wujud nyata kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran umat, doa bersama, serta perhatian yang diberikan diharapkan dapat menghadirkan semangat baru dan menguatkan para lansia untuk terus menjalani hari-hari mereka dengan penuh pengharapan kepada Tuhan.

Semoga kegiatan kasih seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semangat persaudaraan, kepedulian, dan pelayanan di Lingkungan Santo Petrus semakin bertumbuh, serta menjadi berkat bagi seluruh umat, khususnya para lansia yang telah memberikan teladan iman dan pengabdian sepanjang hidup mereka.

Doa Lingkungan Santo Petrus: Menjadi Sahabat Yesus di Era Digital

Pada hari Kamis, 25 Juni 2026, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan kegiatan doa lingkungan yang bertempat di rumah Ibu Puruwati. Kegiatan ini dihadiri oleh 10 orang umat yang berkumpul dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Doa lingkungan diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci, renungan, dan doa bersama. Pada kesempatan ini, tema yang diangkat adalah “Menjadi Sahabat Yesus di Era Digital.” Tema tersebut mengajak seluruh umat untuk merenungkan bagaimana perkembangan teknologi dan media digital memengaruhi kehidupan sehari-hari sebagai pengikut Kristus.

Dalam sesi diskusi, umat berbagi pandangan mengenai dampak positif dan negatif dari teknologi. Dari sisi positif, teknologi dinilai sangat membantu dalam memperluas akses terhadap informasi, mempermudah komunikasi dengan keluarga dan sesama, serta mendukung kegiatan rohani melalui misa online, renungan harian, dan berbagai konten yang dapat memperdalam iman.

Di sisi lain, umat juga menyadari adanya dampak negatif apabila teknologi tidak digunakan secara bijaksana. Penggunaan media sosial yang berlebihan, penyebaran informasi yang tidak benar, berkurangnya interaksi langsung dengan keluarga maupun lingkungan, serta kecenderungan kecanduan gawai menjadi beberapa tantangan yang dihadapi di era digital saat ini.

Melalui diskusi tersebut, seluruh peserta diajak untuk semakin bijaksana dalam memanfaatkan teknologi. Sebagai sahabat Yesus, umat diharapkan mampu menggunakan media digital sebagai sarana untuk menyebarkan kasih, membangun persaudaraan, memberikan kesaksian hidup yang baik, serta menyebarkan nilai-nilai Kristiani kepada sesama.

Kegiatan doa lingkungan ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah sederhana yang semakin mempererat kebersamaan antarumat. Semoga melalui pertemuan ini, umat Lingkungan Santo Petrus semakin bertumbuh dalam iman dan mampu menjadi sahabat Yesus yang menghadirkan terang dan kasih-Nya, baik dalam kehidupan nyata maupun di dunia digital.

Doa Memule 7 Hari Berpulangnya Bapak Justinus Soeramto

Umat Lingkungan St. Antonius bersama keluarga mengadakan Doa Memule 7 hari berpulangnya Bapak Soeramto pada hari Rabu, 24 Juni 2026 pukul 19.00 WIB di kediaman keluarga Bapak Soeramto. Ibadat dipimpin oleh Bapak Yohanes Murdiyana selaku prodiakon dan dihadiri oleh kurang lebih 20 orang umat serta anggota keluarga. Melalui ibadat ini, umat bersama-sama mendoakan agar Bapak Soeramto memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan serta memohon kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian umat dalam mendampingi keluarga yang sedang berduka.

Kunjungan Kasih dan Doa untuk Kesembuhan Mbak Dysi

Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan umat, Lingkungan St. Antonius mengadakan kunjungan dan doa bersama untuk kesembuhan Mbak Dysi pada hari Selasa, 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB di kediaman Mbak Dysi. Kunjungan dihadiri oleh sekitar 10 umat lingkungan yang bersama-sama mendoakan kesembuhan, kekuatan, dan penghiburan bagi Mbak Dysi dalam menjalani masa pemulihan. Melalui kegiatan ini, umat turut memberikan dukungan moral serta mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas dalam kehidupan menggereja.

Kebersamaan Umat dalam Latihan Koor Lingkungan Antonius

Pertemuan Lingkungan St. Antonius yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026 pukul 19.30 WIB di rumah keluarga Bapak Ignasius Indarto diisi dengan kegiatan latihan koor sebagai persiapan tugas koor pada Misa Minggu Pertama yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2026 di gereja. Latihan berlangsung dengan baik dan penuh semangat, serta dihadiri oleh kurang lebih 25 umat lingkungan. Melalui kegiatan ini, para umat peserta latihan koor, mempersiapkan diri agar dapat melayani perayaan Ekaristi dengan lebih baik dan khidmat.

Umat Lingkungan Bersatu dalam Doa Memule dan Doa Kesembuhan

Doa memule untuk mengenang tiga hari berpulangnya Bapak Justinus Soeramto sekaligus mendoakan kesembuhan Ibu Asteria Erni Kusumastuti (Ibu Soeramto) dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 19.00 WIB di kediaman keluarga Bapak Soeramto. Ibadat dipimpin oleh Bapak Yohanes Murdiyana selaku prodiakon dan dihadiri oleh kurang lebih 25 umat lingkungan. Melalui doa bersama ini, umat turut mengungkapkan belasungkawa atas berpulangnya Bapak Justinus Soeramto serta memohon rahmat penghiburan, kekuatan, dan kesembuhan bagi Ibu Asteria Erni Kusumastuti beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Remaja St. Gabriel Ambil Bagian dalam Pelayanan Misa Minggu

Pada Minggu, 21 Juni, Lingkungan St. Gabriel mendapat tugas pelayanan counter dan jaga teks pada Misa Minggu di Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo. Pelayanan ini dikoordinasikan oleh Bapak Candra, dengan melibatkan para remaja lingkungan sebagai bentuk pembinaan dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.

Remaja yang bertugas adalah Aurel, Qaaley, Santa, Darius, dan Natra. Sejak pukul 06.00 WIB, seluruh petugas telah hadir dan bersiap di pos masing-masing. Mereka ditempatkan di bagian depan, belakang, serta lorong gereja untuk menghitung jumlah umat yang hadir menggunakan alat counter, sekaligus membantu menjaga teks misa.

Puji Tuhan, seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan baik, tertib, dan lancar. Semangat, tanggung jawab, serta kekompakan yang ditunjukkan oleh para remaja menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam pelayanan Gereja.

Semoga keterlibatan ini semakin menumbuhkan semangat melayani, mempererat kebersamaan, serta menjadi inspirasi bagi remaja lainnya untuk terus aktif ambil bagian dalam kehidupan menggereja.

“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya.” (1 Timotius 4:12) 🙏🏻✨

Tiktok https://vt.tiktok.com/ZSC1VmY3G/

Instagramhttps://www.instagram.com/reel/DZ2QoB0TGYJ/?igsh=NHp0bDFtdmRrdHZo

Pertemuan Rutin Penuh Kebersamaan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka – 21 Juni 2026

Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali mengadakan pertemuan rutin pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kehidupan iman para anggota paguyuban.

Pertemuan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, para ibu mengikuti doa Rosario dengan khidmat, menyerahkan berbagai intensi pribadi, keluarga, dan lingkungan kepada Bunda Maria agar senantiasa memperoleh perlindungan dan berkat dari Tuhan.

Setelah rangkaian doa selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang memberikan kesempatan bagi para anggota untuk saling berbagi cerita, pengalaman, dan mempererat tali persaudaraan. Suasana akrab dan penuh kegembiraan semakin terasa melalui kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penggalangan iuran rutin Paguyuban Ibu-Ibu sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan pelayanan dan kebersamaan yang akan dilaksanakan di masa mendatang. Selain itu, kegiatan arisan rutin turut dilaksanakan sebagai salah satu sarana mempererat hubungan antaranggota sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Melalui pertemuan rutin ini, diharapkan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan semangat pelayanan. Kebersamaan yang terjalin menjadi kekuatan bagi seluruh anggota untuk terus mendukung kehidupan menggereja dan membangun lingkungan yang semakin guyub, rukun, dan penuh kasih.

Terima kasih kepada seluruh anggota Paguyuban Ibu-Ibu yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan ini. Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan yang telah terbangun dapat terus berkembang demi kemajuan Lingkungan St. Gregorius Kadisoka.

Pertemuan Sembahyangan Rutin Lingkungan St. Gregorius Kadisoka – 18 Juni 2026

Puji syukur kepada Tuhan yang Mahakasih atas terselenggaranya Pertemuan Sembahyangan Rutin Lingkungan St. Gregorius Kadisoka pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan yang berharga bagi umat untuk berkumpul, berdoa bersama, mendengarkan Sabda Tuhan, serta mempererat persaudaraan dalam lingkungan.

Pada kesempatan ini, umat merenungkan Sabda Tuhan yang diambil dari Bacaan Pertama Sirakh 48:1-14 dan Bacaan Injil Matius 6:7-15. Melalui kedua bacaan tersebut, umat diajak untuk semakin memahami makna doa yang sungguh-sungguh dan pentingnya memiliki hati yang mau mengampuni.

Renungan: Kuasa Doa dan Hati yang Mau Mengampuni

Dalam bacaan pertama, kita mendengar kisah Nabi Elia yang dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan Allah. Melalui hidup dan doanya, Allah melakukan banyak karya besar. Elia tidak menjadi besar karena kekuatannya sendiri, tetapi karena ia percaya dan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan.

Sementara itu, dalam Injil, Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami. Menariknya, setelah mengajarkan doa tersebut, Yesus memberi penekanan khusus pada satu hal, yaitu mengampuni sesama. Seolah-olah Yesus ingin mengatakan bahwa doa yang indah tidak cukup jika hati kita masih menyimpan dendam dan kebencian.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita rajin berdoa. Kita berdoa saat berangkat kerja, sebelum makan, saat menghadapi masalah, atau ketika menginginkan sesuatu. Namun, terkadang kita lupa bahwa doa yang berkenan kepada Tuhan harus disertai perubahan sikap hidup.

Contohnya, kita mungkin meminta Tuhan memberi damai dalam keluarga, tetapi masih sulit memaafkan pasangan, anak, atau saudara yang pernah menyakiti kita. Kita memohon berkat dalam pekerjaan, tetapi masih menyimpan iri hati kepada rekan kerja yang lebih berhasil. Kita berdoa agar Tuhan mengampuni kesalahan kita, tetapi kita sendiri enggan mengampuni orang lain.

Melalui Elia, kita belajar untuk memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan melalui doa. Melalui Yesus, kita belajar bahwa doa yang sejati harus menghasilkan hati yang penuh kasih dan pengampunan.

Semoga melalui pertemuan sembahyangan ini, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin tekun dalam doa, semakin dekat dengan Tuhan, serta mampu menghadirkan kasih dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, keluarga-keluarga Katolik di lingkungan kita dapat menjadi saksi nyata kasih Allah di tengah masyarakat.

Kebersamaan dalam Iman

Pertemuan sembahyangan rutin ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarumat. Melalui doa bersama, pendalaman iman, dan kebersamaan yang terjalin, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka diajak untuk terus bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih.

“Sebab jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga.” (Matius 6:14)

Wektune Guyub: Pertemuan Rutin Ibu-Ibu Paguyuban Lingkungan Brayat Minulya

Kamis sore, 18 Juni 2026, suasana hangat terasa di rumah Ibu Bogiman. Sebanyak 19 anggota Ibu-Ibu Paguyuban Lingkungan Brayat Minulya hadir dalam pertemuan rutin yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Seperti biasa, sebelum acara dimulai, para ibu saling menyapa dan berbincang santai. Ada yang bertukar kabar, ada yang berbagi cerita, dan tentu saja ada tawa yang membuat suasana semakin akrab. Momen sederhana seperti inilah yang membuat pertemuan rutin selalu dirindukan.

Dalam pertemuan kali ini, disampaikan beberapa informasi dari paroki, di antaranya mengenai Dana APBu dan alokasi Dana Valentine. Selain itu, dibahas juga rencana untuk mengunjungi warga lingkungan yang sudah cukup lama tidak mendapat kunjungan. Setiap lingkungan nantinya diminta mengajukan satu orang yang akan memperhatikan program tersebut. Harapannya, semakin banyak umat yang bisa merasakan perhatian dan kehadiran sesama anggota lingkungan.

Setelah sesi informasi selesai, suasana kembali cair dengan kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu, yaitu arisan rutin. Momen pengundian arisan pun berlangsung seru dan penuh canda. Tak ketinggalan, penjualan Kupon Kemurahan Hati juga menjadi bagian dari pertemuan sore itu.

Meski hanya berlangsung beberapa jam, pertemuan ini menjadi kesempatan yang berharga untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan. Karena pada akhirnya, bukan hanya informasi yang dibawa pulang, tetapi juga rasa senang karena bisa berkumpul, bercengkerama, dan saling menguatkan.

Sampai jumpa di pertemuan berikutnya. Tetap semangat, tetap guyub, dan tetap membawa kegembiraan bagi sesama.

Postingan Video Reels Instagram Lingkungan Brayat Minulya https://www.instagram.com/p/DZxBHKMRxN4/