Partisipasi Dewan Pastoral Stasi dalam Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Lurah Maguwoharjo


Perwakilan Dewan Pastoral Stasi menghadiri kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan Lurah Maguwoharjo yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Maguwoharjo, Depok, Sleman. Kehadiran ini merupakan bentuk partisipasi aktif Gereja dalam mendukung tata kelola pemerintahan serta membangun sinergi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Dewan Pastoral Stasi diwakili oleh Ibu Fransiska Fitri dari Tim Pelayanan HAK dan Saudara Bonaventura Chandra yang mewakili prodiakon/rohaniawan dari Gereja Santa Maria Bunda Allah. Kehadiran kedua perwakilan tersebut sebagai saksi mencerminkan komitmen Gereja dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah kelurahan.

Adapun pejabat Lurah Maguwoharjo yang baru dilantik adalah Bapak R. Hery Subagyo, yang juga merupakan umat dari Paroki Babadan. Diharapkan, dalam masa kepemimpinannya, beliau dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maguwoharjo secara menyeluruh.

Demikian partisipasi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Gereja dan pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, adil, dan sejahtera.

Misa Persiapan TKA SD KANISIUS Sleman Timur


Pada hari Jumat, 17 April 2026, keluarga besar SD Kanisius Sleman Timur menyelenggarakan Misa Persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo, serta dihadiri oleh orang tua/wali murid dan para tenaga pembimbing


Misa ini menjadi sarana pembinaan rohani sekaligus penguatan mental bagi para siswa dalam menghadapi TKA. Dalam suasana doa yang tenang dan reflektif, para siswa diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memohon bimbingan, serta meneguhkan niat untuk menjalani ujian dengan jujur, percaya diri, dan penuh tanggung jawab.


Salah satu momen yang paling menyentuh dalam perayaan ini adalah prosesi pemberian restu dari orang tua kepada putra-putrinya. Dengan penuh kasih, para orang tua memberikan doa, dukungan, dan harapan terbaik bagi anak-anak mereka. Suasana haru pun terasa ketika siswa menerima restu sebagai bekal spiritual dalam menghadapi ujian yang akan datang.

Kehadiran orang tua dan tenaga pembimbing dalam misa ini menjadi wujud nyata sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan siswa, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan iman.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa kelas VI semakin siap menghadapi TKA dengan hati yang tenang, iman yang kuat, dan semangat yang tinggi. Semoga setiap usaha yang telah dilakukan membuahkan hasil yang terbaik serta menjadi langkah awal menuju jenjang pendidikan selanjutnya.



Semangat iman dalam perayaan ini diteguhkan melalui kutipan Kitab Suci dari Amsal 3:5-6: “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” Ayat ini menjadi pengingat bagi para siswa untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah mereka, termasuk dalam menghadapi TKA.


Membangun Iman yang Tangguh di Tengah Tantangan Zaman ( Ibadat bulanan Lingk. St. Stefanus)

Kamis, 16 April 2026 – Umat Lingkungan Santo Stefanus kembali berkumpul dalam kehangatan persaudaraan pada ibadat lingkungan bulan April. Pertemuan kali ini diselenggarakan di kediaman Bapak Paulus Wardhana, yang menjadi ruang bagi umat untuk sejenak berhenti dari rutinitas dan menimba kekuatan rohani bersama.

Mengambil inspirasi dari Injil Yohanes 3:31-36, renungan malam ini mengajak umat untuk merenungkan kembali jati diri kita sebagai pengikut Kristus. Pesan utamanya sangat jelas: Yesus datang dari atas dan lebih tinggi dari segalanya. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia beroleh hidup kekal. Di tengah dinamika hidup yang sering kali menantang, kita diajak untuk memiliki iman yang tangguh—iman yang tidak mudah goyah, namun tetap bersandar sepenuhnya pada kehendak Allah.

Keteguhan iman ini juga terpermin dalam Bacaan Pertama (Kisah Para Rasul 5:17-26) yang mengisahkan keberanian para rasul. Meskipun menghadapi tantangan dan penangkapan, mereka tetap tegar mengajar dan bersaksi. Semangat inilah yang ingin kita bawa ke dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

Melalui ibadat ini, diingatkan kembali bahwa Roh Allah memberikan kesaksian sejati dalam hidup setiap orang percaya. Semoga kebersamaan di rumah Bapak Paulus Wardhana ini mempererat tali silaturahmi antarumat dan menguatkan langkah kita untuk terus menyelaraskan hidup dengan Sabda-Nya.

Berkah Dalem.

Pesona Kebaya Nusantara dalam Peringatan Hari Kartini

Suasana penuh kehangatan dan keceriaan mewarnai Pertemuan Rutin sekaligus Lomba Kartinian Paguyuban Ibu-Ibu Stasi Gereja Maria Bunda Allah Maguwo yang diselenggarakan pada Selasa sore, 14 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh 63 peserta yang dengan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Pertemuan dipimpin oleh Ibu MM. Tri Hesti Andriani, yang dengan penuh semangat mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menjadikan pertemuan ini sebagai ajang berkumpul, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa.

Mengusung tema “Pesona Kebaya Nusantara: Menampilkan gaya khas Indonesia dengan nuansa Kebaya Nusantara”, para peserta tampil anggun dan memukau dalam balutan kebaya dari berbagai daerah. Ragam warna, motif, dan model kebaya yang dikenakan mencerminkan kekayaan budaya Indonesia yang begitu indah dan beragam. Setiap peserta menampilkan pesona dan karakter masing-masing, sehingga menciptakan suasana yang semarak dan penuh apresiasi terhadap warisan budaya.

Lomba Kartinian menjadi salah satu puncak acara yang dinanti. Tidak hanya dinilai dari keindahan busana, tetapi juga dari kepercayaan diri, ekspresi, serta kemampuan peserta dalam menampilkan keanggunan wanita Indonesia. Kegiatan ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus membangkitkan semangat emansipasi wanita dalam bingkai budaya dan iman.

Selain perlombaan, pertemuan ini juga menjadi ruang kebersamaan yang hangat. Canda tawa, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan begitu terasa, memperkuat ikatan antaranggota paguyuban.

Melalui kegiatan ini, para ibu tidak hanya merayakan semangat Kartini, tetapi juga meneguhkan peran mereka sebagai perempuan Katolik yang aktif, kreatif, dan penuh kasih dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.

Semoga semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya ini terus terjaga dan berkembang dalam setiap langkah pelayanan ke depan.

Misa Syukur Hari Minggu Kerahiman Ilahi

Minggu, 12 April 2026. Dalam suasana penuh rahmat dan sukacita, sebanyak 202 devosan dari Kevikepan Yogyakarta Timur berkumpul untuk merayakan Hari Minggu Kerahiman Ilahi. Perayaan ini menjadi momen istimewa untuk semakin menyelami kasih Allah yang tanpa batas, yang senantiasa terbuka bagi setiap hati yang bertobat dan percaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan Sakramen Tobat, sebagai wujud kerendahan hati umat dalam memohon pengampunan dan pembaruan diri. Dalam keheningan pengakuan dosa, setiap pribadi diajak untuk kembali kepada Tuhan dengan hati yang tulus, membuka diri terhadap rahmat kerahiman-Nya.

Puncak perayaan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Ignatius Fajar Kristianto, PR bersama Rm. FX Murdi Susanto, PR. Dalam homili yang mendalam, umat diingatkan bahwa kerahiman Allah bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk dihidupi dan dibagikan kepada sesama.

Hari Minggu Kerahiman Ilahi menjadi kesempatan istimewa bagi umat untuk memperoleh indulgensi penuh, sebagaimana dijanjikan oleh Tuhan Yesus kepada Santa Faustina. Rahmat ini menjadi tanda nyata betapa besar kasih Allah yang ingin memulihkan dan menyelamatkan umat-Nya secara utuh.

Perayaan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perutusan. Setiap devosan diutus untuk menjadi saluran kerahiman Allah di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Dengan semangat kasih, pengampunan, dan kepedulian, umat dipanggil untuk menghadirkan wajah Allah yang penuh belas kasih di dunia.

Mari kita terus hidup dalam semangat Kerahiman Ilahi: mengampuni tanpa batas, mengasihi tanpa syarat, dan melayani dengan tulus. Karena melalui kita, kasih Allah dapat semakin nyata dirasakan oleh sesama.

“Buah Kasih yang Dihimpun: Pengumpulan dan Penghitungan Kotak APP 2026”


Dalam terang sukacita Paskah, umat Stasi St. Maria Bunda Allah Maguwo diajak untuk mensyukuri buah-buah iman yang telah dihidupi selama masa prapaskah, khususnya melalui Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026.

Kotak APP yang selama masa prapaskah telah dibagikan kepada umat sebagai sarana latihan rohani—melalui pengorbanan, pengendalian diri, dan kepedulian—kini dihimpun kembali sebagai tanda nyata kasih yang telah diwujudkan. Apa yang telah disisihkan dengan setia menjadi persembahan bersama, yang akan dikelola demi pelayanan kasih Gereja.

Dalam semangat tanggung jawab dan transparansi, kotak APP dikumpulkan dalam keadaan utuh dan tidak dibuka di lingkungan. Seluruh proses penghitungan dilaksanakan secara bersama-sama di Gazebo Stasi, dikoordinasikan oleh Bendahara Stasi dan Tim PSE GMBA, serta melibatkan perwakilan pengurus lingkungan. Hasil penghitungan ini selanjutnya akan dilaporkan kepada Keuskupan sebagai bagian dari kesatuan Gereja dalam karya kasih yang lebih luas.

Dana yang terkumpul akan digunakan sesuai dengan arah dan ketentuan yang telah ditetapkan, guna mendukung berbagai karya pelayanan dan pemberdayaan, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

Adapun jadwal pengumpulan dan penghitungan kotak APP 2026 adalah sebagai berikut:

  • Minggu, 12 April 2026: Wilayah Yohanes De Britto
  • Senin, 13 April 2026: Wilayah Yohanes Don Bosco
  • Selasa, 14 April 2026: Wilayah Sang Timur
  • Rabu, 15 April 2026: Wilayah Ignatius Loyola

Kegiatan dilaksanakan pukul 17.00–19.00 WIB.

Melalui proses ini, umat diajak untuk melihat bahwa setiap bentuk kecil pengorbanan yang dipersembahkan selama masa prapaskah tidak pernah sia-sia, melainkan menjadi benih kasih yang kini dihimpun dan diutus kembali untuk menghasilkan kebaikan bagi banyak orang.

Semoga semangat berbagi yang telah dihidupi terus berlanjut, menjadi bagian dari kesaksian iman kita di tengah dunia.

Tugas Tata Bunga dan Kerja Bakti Lingkungan St. Gabriel : “Melayani dengan Kasih, Berkarya dalam Kebersamaan”

Sesuai dengan jadwal petugas liturgi dan non liturgi Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo, Lingkungan St. Gabriel mendapat kesempatan untuk melayani melalui tugas tata bunga dan kerja bakti pada Misa Minggu, 12 April 2026. Dengan penuh semangat, persiapan telah dilakukan bersama pada hari Sabtu, 11 April pukul 10.00.

Tim tata bunga lingkungan dengan penuh ketulusan menyiapkan dan menata bunga di altar, menghadirkan suasana yang indah dan khidmat. Sementara itu, tim kerja bakti dengan sukacita membersihkan gereja—baik bagian dalam, luar, maupun halaman—serta merawat tanaman yang ada.

Yang membahagiakan, seluruh umat Lingkungan St. Gabriel turut ambil bagian. Bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak hadir, saling membantu, berbagi tugas, dan bekerja bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kegiatan ini bukan sekadar persiapan, tetapi juga menjadi ungkapan kasih dan pelayanan kita kepada gereja. Semoga semangat kebersamaan ini terus hidup dan menguatkan kita semua.

Sembayangan Rutin Lingkungan St. Gabriel : “Menjadi Saksi Kebangkitan dalam Kebersamaan”

Sembayangan rutin Lingkungan Santo Gabriel yang dilaksanakan dua kali dalam sebulan kembali diadakan pada Kamis, 9 April, bertempat di rumah keluarga Bapak Sidiq. Ibadat dimulai pukul 19.00 WIB dan dipimpin oleh Bapak Candra, Bapak Manik, serta Saudara Darius. Sebanyak 32 umat hadir, terdiri dari orang tua, remaja, hingga anak-anak, yang bersama-sama mengikuti ibadat dengan penuh kebersamaan.

Bacaan Injil malam itu diambil dari Lukas 24:35–48 dengan tema: “Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.” Dalam renungan disampaikan bahwa Yesus yang bangkit hadir secara nyata, bukan sekadar gambaran atau pemikiran semata. Ia hadir dengan tubuh-Nya, bahkan membawa luka-luka sebagai tanda kasih-Nya yang nyata bagi manusia. Dari sini kita diingatkan bahwa luka dan penderitaan hidup kita pun dapat menjadi bagian dari karya kasih Tuhan. Yesus juga membuka pikiran para murid untuk memahami Kitab Suci, mengajak kita semua untuk semakin mendalami Sabda Allah sebagai dasar iman. Iman yang bertumbuh bukan hanya dari perasaan, tetapi dari pengenalan yang semakin dalam akan firman Tuhan.

Dalam sesi sharing, beberapa umat dengan tulus membagikan pengalaman iman mereka, yang semakin menguatkan dan menghidupkan suasana kebersamaan malam itu. Di akhir bacaan, kita kembali diingatkan akan panggilan sebagai saksi Kristus yang bangkit, yang diutus untuk membawa damai, pengampunan, dan harapan di tengah kehidupan sehari-hari.

Sembayangan berlangsung dengan lancar dan khidmat. Setelah ibadat, umat melanjutkan kebersamaan dalam suasana santai, menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh tuan rumah sambil bercengkerama dan mempererat tali persaudaraan. Ketua lingkungan juga menyampaikan beberapa pengumuman penting dan pemberian jaminan hidup (jadup) dari stasi untuk Bapak Sidiq.

Acara ditutup pada pukul 20.30 WIB. Bapak Ketua Lingkungan mewakili seluruh umat menyampaikan terima kasih kepada keluarga Bapak Sidiq atas kebaikan dan keramahtamahannya dalam menerima seluruh umat.

AKSI NYATA APP 2026 LINGKUNGAN ST. GREGORIUS KADISOKA GMBA DI PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR BERBAH, SLEMAN

Pada hari Sabtu, 11 April 2026, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka GMBA melaksanakan kegiatan Aksi Nyata APP 2026 sebagai wujud konkret dari semangat pertobatan dan kepedulian selama masa Prapaskah. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Bhakti Luhur dan berlangsung dengan penuh sukacita serta kebersamaan.

Aksi Nyata APP (Aksi Puasa Pembangunan) merupakan salah satu bentuk penghayatan iman umat Katolik yang tidak hanya berhenti pada doa dan pantang puasa, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan kasih kepada sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Dalam kegiatan ini, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka hadir dengan membawa bantuan berupa sembako, kebutuhan sehari-hari, serta donasi yang telah dikumpulkan selama masa APP. Kehadiran umat disambut hangat oleh para pengurus dan anak-anak di panti asuhan. Suasana penuh keakraban langsung terasa sejak awal perjumpaan.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama, sapaan hangat, serta interaksi yang membangun kedekatan antara umat dan anak-anak panti. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk saling berbagi cerita, menghadirkan keceriaan, serta menumbuhkan rasa persaudaraan yang tulus.

Melalui kegiatan ini, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka diajak untuk semakin menyadari bahwa kasih Kristus hadir nyata dalam tindakan sederhana namun penuh makna. Semangat berbagi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan APP, tetapi terus hidup dalam keseharian umat.

Kegiatan Aksi Nyata APP 2026 ini menjadi bukti bahwa kebersamaan, kepedulian, dan cinta kasih dapat menjadi kekuatan yang menghadirkan harapan bagi sesama. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi berkat, baik bagi penerima maupun bagi seluruh umat yang terlibat.

Berkah Dalem.

Sebagai tambahan informasi, para suster dari Ordo Alma bersama anak-anak Panti Asuhan Bhakti Luhur Berbah Sleman menghadirkan kripik jamur tiram yang diolah langsung dari hasil budidaya mereka sendiri. Renyah, lezat, dan dibuat dengan penuh ketulusan 💫

Dengan membeli, Anda tidak hanya menikmati camilan sehat, tetapi juga ikut ambil bagian dalam mendukung keberlangsungan karya kasih mereka.

📞 Pemesanan: Suster Ria (0821-3442-0669)
📍 Atau kunjungi langsung Panti Asuhan Bhakti Luhur Berbah, Sleman

Mari berbagi kebaikan melalui langkah sederhana 🌿

Rangkaian Pelayanan Umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka dalam Pekan Suci Paskah 2026 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo


Dalam perjalanan iman menuju Paskah, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka tidak berjalan sendiri. Sejak masa prapaskah hingga Pekan Suci, begitu banyak tangan dan hati yang terlibat dengan penuh kasih, menghadirkan kebersamaan yang menguatkan serta pelayanan yang menghidupkan iman.


Pada setiap pertemuan APP yang telah dilalui, hadir sosok-sosok yang dengan setia membimbing dan menemani umat. Bu Agnes, Bu Evi, Bu Yarnidus, Mbak Anik, dan Mas Paul telah dengan tulus menjadi pemandu dalam lima pertemuan APP. Lewat pendampingan dan refleksi yang dibawakan, umat semakin diteguhkan dalam perjalanan rohani. Dukungan juga datang dari Mas Paul, Pak Hari, Mas Himawan, Mas Freddy, dan Pak Kamso yang dengan sukarela menyediakan tempat serta suguhan yang nyaman, sehingga pertemuan berlangsung dengan hangat dan penuh kebersamaan.
Memasuki Pekan Suci, pelayanan semakin terasa nyata dalam berbagai bidang. Di balik kelancaran rangkaian liturgi di gereja, terdapat peran Mas Achir yang mengurus dekorasi dengan penuh ketelitian, serta Mas Yance dan Hiro yang melayani di bagian counter dengan tanggung jawab yang besar.


Keindahan suasana perayaan juga tidak lepas dari sentuhan penuh cinta dalam tata bunga. Mbak Nana dan Bu Gambit dengan penuh dedikasi menghadirkan rangkaian bunga yang indah, sementara Bu Evi turut membimbing umat dalam pelatihan merangkai daun palma. Setiap karya yang dihasilkan menjadi ungkapan doa yang hidup dan memperdalam makna perayaan.


Dalam hal konsumsi, Bu Putut dan Mbak Erika turut menghadirkan kehangatan melalui pelayanan yang sederhana namun berarti, membantu kelancaran setiap kegiatan yang berlangsung. Sementara itu, keamanan dan ketertiban selama kegiatan terjaga berkat kesiapsiagaan Mas Adi dan Mas Denny sebagai pamdal yang setia berjaga.


Kehangatan juga terasa dari para among tamu pada Minggu Palma. Senyum ramah dari Mas Henry, Bu Vero, Mas Himawan, Mbak Anin, dan Pak Bowo menjadi tanda sambutan yang penuh kasih, membuat setiap umat yang hadir merasa diterima dan dihargai.
Dalam tugas yang penuh tanggung jawab, Bu Maria dan Mbak Ratih dengan setia menghitung kolekte Minggu Palma, menjalankan tugas dengan ketulusan dan integritas. Pada Ibadat Jumat Agung, Bu Nikma sebagai pemazmur membantu umat untuk semakin khusyuk dalam doa dan permenungan.


Tak kalah penting, pelayanan koor pada Ibadat Jumat Agung yang dipersembahkan oleh Mbak Anik, Mas Henry, Bu Maria, Mas Achir, dan Mbak Erika bersama wilayah Sang Timur turut memperdalam suasana ibadat dengan penuh penghayatan.
Selain itu, perhatian dan kepedulian juga tampak melalui sumbangan dari Bu Rustam yang menyediakan air minum, menjadi penyegar bagi tubuh sekaligus tanda kasih yang sederhana namun bermakna.


Seluruh rangkaian pelayanan ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dalam iman mampu menghadirkan keindahan dan kekuatan. Setiap waktu, tenaga, dan hati yang telah diberikan menjadi persembahan yang berharga bagi Tuhan dan sesama.
Terima kasih kepada seluruh umat yang telah ambil bagian dalam pelayanan ini. Kiranya Tuhan membalas segala kebaikan dengan berlimpah berkat.
Selamat merayakan Paskah. Tuhan memberkati kita semua.