Sosialisasi Adven 2025 – Menyongsong ARDAS IX dengan Semangat Baru


Pada Sabtu, 22 November 2025, Tim Pewarta GMBA mengadakan kegiatan Sosialisasi Adven 2025 bertempat di Gereja Santa Maria Bunda Allah (GMBA). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai persiapan umat untuk memasuki Masa Adven 2025, sekaligus pengantar memasuki perjalanan pastoral baru Keuskupan Agung Semarang.

Tak terasa, kita segera memasuki masa Adven 2025, saat mempersiapkan hati untuk menyambut kedatangan-Nya di tengah-tengah kehidupan kita. Tak terasa pula kita akan menyelesaikan ARDAS KAS VIII pada akhir tahun 2025 ini. Mulai tahun 2026–2030, kita akan memasuki ARDAS IX dengan tema dan semangat baru yang menjadi pijakan perjalanan pastoral Gereja.

Bahan permenungan / katekese Adven 2025 disusun untuk menghantar dan memperkenalkan Ardas IX kepada seluruh umat di Keuskupan Agung Semarang. Ada tiga kata kunci yang akan menjadi arah penghayatan selama lima tahun ke depan, yaitu: Bahagia – Inspiratif – Menyejahterakan

Semangat ini mengajak umat Allah Keuskupan Agung Semarang untuk mewujudnyatakan dirinya sebagai:

Gereja yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan.

Tiga kata kunci inilah yang akan mewarnai isi permenungan dan katekese Adven 2025.

Tahapan Permenungan Adven 2025

Permenungan Adven dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu:

  • Minggu I: Menantikan Kristus dalam Kebahagiaan Iman
  • Minggu II: Berjalan Bersama sebagai Gereja yang Menginspirasi
  • Minggu III: Menjadi Gereja yang Menyejahterakan

Untuk Minggu IV, tidak diadakan permenungan Adven, tetapi Ibadat Keluarga Kudus di lingkungan dengan tema:

“Menghadirkan Gereja yang Bahagia, Menginspirasi dan Menyejahterakan.”

Kepada para pemandu Adven di lingkungan, dipersilakan membaca dan mempelajari secara cermat gagasan dasar Adven 2025 pada bagian awal buku panduan. Harapannya, para pemandu sungguh menghayati kerangka dasar sehingga membantu pelaksanaan pendampingan di lingkungan.

Materi Adven bisa dilihat di :

Semoga sosialisasi ini meneguhkan persiapan umat dalam memasuki Masa Adven dengan hati yang terbuka, penuh sukacita, pengharapan, dan komitmen untuk bersama membangun Gereja yang bahagia – inspiratif – menyejahterakan.


Tuhan memberkati

“Bermazmur dengan Hati, Melayani dengan Iman”


Menjadi seorang Pemazmur adalah bagian penting dalam tugas pelayanan di Gereja. Tidak hanya sekadar bernyanyi, namun seorang Pemazmur adalah pewarta Sabda Tuhan yang menyampaikan firman lewat Mazmur Tanggapan dalam Perayaan Ekaristi. Bagi banyak orang, termasuk kami yang hadir dalam pelatihan ini, menjadi Pemazmur adalah sebuah panggilan hidup—panggilan untuk mengambil bagian dalam karya pelayanan Gereja sebagai bentuk kasih dan syukur atas berkat Tuhan, begitu kata Mbak Vera, salah seorang peserta pelatihan Pemazmur GMBA.

Pada tanggal 23 November, telah terlaksana kegiatan Pelatihan Pemazmur GMBA yang diselenggarakan oleh Tim Pelayanan Pemazmur Stasi Maguwo. Kegiatan ini menjadi salah satu program pengembangan yang dirancang dengan tujuan menyegarkan kembali semangat pelayanan, memperdalam pemahaman tentang tugas seorang Pemazmur, serta menambah wawasan teknik bernyanyi secara benar dan liturgis. Pelatihan ini juga dibuka bagi anggota baru dari setiap lingkungan yang ingin terlibat dalam pelayanan pewartaan melalui mazmur.

Materi pelatihan disampaikan oleh Bapak Antonius Gathut Bintarto, seorang pemazmur sekaligus organis di Gereja Bintaran yang telah berpengalaman memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pelayan liturgi. Pelatihan diawali dengan latihan olah vokal serta pemahaman mengenai bagaimana seorang pemazmur mampu menyampaikan Firman Tuhan melalui nyanyian yang benar, penuh penghayatan, dan menyentuh hati umat.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan antusias. Para peserta memperoleh banyak wawasan baru mengenai persiapan sebelum bertugas, sikap seorang pemazmur di mimbar, pemenggalan kalimat yang tepat, koordinasi dengan organis, hingga bagaimana menghadapi rasa takut, grogi, dan tantangan lain dalam pelayanan. Tidak hanya teori, Pak Gathut juga memandu praktik langsung bagaimana mendalami makna setiap kata dalam Mazmur Tanggapan, hingga mempraktikkan penyampaian firman dengan cara yang benar.

Selama kurang lebih tiga jam, seluruh peserta menikmati proses pelatihan yang inspiratif dan membangun. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang sebagai ungkapan syukur dan kegembiraan dalam kebersamaan.

Harapan kami, seluruh anggota Pemazmur Stasi Maguwo dapat menerapkan praktik baik yang telah dipelajari, terus berkembang dalam pelayanan, dan setia pada panggilan menjadi pewarta Sabda Tuhan melalui mazmur.

Mari kita berproses bersama dalam semangat pelayanan.
Mari menjadi pewarta yang setia dan memberikan yang terbaik.

Selamat dan Semangat Melayani.
Tuhan memberkati.


Memasuki Masa Adven 2025: Menantikan Kristus dalam Semangat Gereja yang Bahagia, Menginspirasi dan Menyejahterakan


Tak terasa kita segera memasuki masa Adven 2025, saat mempersiapkan hati untuk menyambut kedatangan-Nya di tengah-tengah hati kita. Tak terasa pula kita akan menyelesaikan ARDAS KAS (Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang) VIII di akhir tahun 2025 ini. Ini berarti mulai tahun 2026-2030 kita akan memasuki ARDAS IX dengan tema dan semangat baru.

Bahan permenungan atau katekese Adven 2025 ini disusun dalam rangka menghantar dan memperkenalkan Ardas IX kepada umat di Keuskupan Agung Semarang ini. Ada tiga (3) kata kunci yang akan menjadi penghayatan dan pergulatan selama lima (5) tahun ke depan yakni, Bahagia, Inspiratif (Menginsipasi) dan Menyejahterakan. Semangat yang mau dihidupi adalah umat Allah Keuskupan Agung Semarang mewujudnyatakan dirinya sebagai Gereja yang bahagia, menginspirasi dan menyejahterakan. Tiga (3) kata kunci itu jugalah yang akan mewarnai isi dari permenungan dan ketekekese Adven 2025.

Permenungan Adven 2025 ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni:

  1. Minggu I: Menantikan Kristus dalam Kebahagiaan Iman
  2. Minggu II: Berjalan Bersama sebagai Gereja yang Menginspirasi
  3. Minggu III: Menjadi Gereja yang Menyejahterakan.
  4. Minggu IV tidak dilakukan permenungan dan ketekese Adven tetapi Ibadat Keluarga Kudus di lingkungan dengan tema, “Menghadiran Gereja yang Bahagia, menginspirasi dan menyejahterakan.”

Kepada para pemandu Adven di lingkungan, dipersilakan membaca dan mempelajari secara cermat gagasan dasar Adven 2025 yang kami sajikan pada bagian awal buku panduan ini. Harapannya para pemandu sungguh memahami gagasan dan kerangka dasarnya sehingga memudahkan untuk pelaksanaan dalam pertemuannya.

Sebagai catatan akhir, buku yang tersaji ini adalah “Buku Panduan”. Para pemandu diberi keleluasaan seluas-luasnya untuk mengembangkan dan menyesuaikan panduan ini sesuai dengan situasi-kondisi umat setempat. Yang terpenting adalah pesan pokok dari permenungan Adven ini sungguh “sampai” dan dapat dimengerti serta dihayati umat. Selamat memasuki permenungan Adven 2025 ini. Berkah Dalem.

Magelang, Oktober 2025

Stepanus Istata Raharjo,Pr
(Ketua Umum Komisi Kateketik KAS)


Rapat Program Ardas 2026 #1

Selasa, 18 November 2025 menjadi momen penuh inspirasi bagi Dewan Harian bersama para Kabid Pastoral Stasi Gereja Maria Bunda Allah. Bagaimana tidak, pada hari tersebut, sedang berlangsung Rapat Program Ardas 2026 yang pertama kali. Rapat tersebut bertempat di Sekretariat GMBA. Rapat tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun arah gerak pastoral untuk periode Ardas IX.

Suasana rapat berlangsung penuh ide dan kebersaamaan. Diskusi berputar pada sasaran strategis, prioritas program, strategi pelayanan gereja, serta komitmen bersama untuk mewujudkan visi besar Ardas. Melalui rumusan kali ini, diharapkan dapat mendukung tercapainya visi Ardas dalam mewujudkan jati diri umat Allah sebagai persekutuan paguyuban-paguyuban murid Kristus yang bercirikan semangat sinodalitas, sebagaimana disampaikan oleh Rm. R. Edy Purwanto, Pr. dalam Temu Pastoral Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang diadakan secara daring pada 17 Oktober 2025 silam. Semangat pelayanan dan ide yang membuncah, tak terasa membuat rapat berjalan selama 3 jam.

Meresapi Tagline Ardas KAS 2026-2030

Mengacu pada tagline Ardas KAS 2026-2030: “Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan”, rapat perdana Program Ardas 2026 ini menjadi ruang bersama untuk meresapi semangat sinodalitas. Mungkin terkesan “ruwet” karena banyak ide yang muncul dan kebutuhan yang perlu terlayani, namun justru inilah tanda hidupnya semangat kebersamaan bahwa setiap suara didengar, setiap gagasan dipertimbangkan, dan setiap langkah ditujukan pada kesejahteraan umat dan kemuliaan Allah.

Diskusi berlangsung dinamis yang menyasar 5 butir Ardas untuk tahun 2026. Gagasan dan ide yang dituangkan dimaksudkan untuk merumuskan strategi pelayanan pastoral untuk menghadirkan kebahagiaan iman bagi umat. Selain itu, brainstorming juga dilakukan untuk merancang program yang menginspirasi dan menginisiasi kebersamaan baik secara internal gereja maupun bersama masyarakat sekitar. Tak lupa, diperlukan upaya konkret mewujudkan semangat kebersaamaan dengan kebutuhan nyata umat di Stasi GMBA serta menjalin semangat kasih yang lebih erat antar umat khususnya yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD). Melalui rapat ini, Stasi GMBA menegaskan komitmennya untuk menghidupi tagline Ardas IX 2026-2030 dalam setiap program pelayanan agar berdampak nyata bagi kehidupan umat.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pastoral Stasi GMBA menuju tahun 2026, dengan harapan seluruh umat dapat turut mendukung dan berpartisipasi dalam setiap langkah yang diambil.

Misa Lingkungan St. Bartholomeus: Bersatu dalam Iman dan Persaudaraan


Rabu, 19 November 2025 · Pukul 19.00 WIB
Tempat: Kediamaan Bp. Harum, Jl. Ponpes Sunan Ampel No. 22

seluruh umat Lingkungan St. Bartolomeus untuk bersekutu dalam Misa Lingkungan yang akan dipimpin oleh Rm. Murdi Susanto, Pr pada hari Rabu, 19 November 2025 pukul 19.00 WIB. Perayaan ekaristi lingkungan ini merupakan momen penting untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menyegarkan komitmen pelayanan antarwarga lingkungan.

Setelah misa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan dialog bersama Romo, sebuah kesempatan langka untuk berdialog langsung, berbagi pengalaman iman, dan mengajukan pertanyaan seputar panggilan serta hidup berjemaat.

Dalam suasana hangat dan akrab, dialog ini diharapkan memperkaya kehidupan rohani dan membangun kebersamaan di antara peserta.

Semoga perayaan ini semakin menumbuhkan komitmen pelayanan dan memperbarui panggilan setiap pribadi untuk setia di hadapan Tuhan.
Tuhan memberkati perjalanan iman kita semua.

Senam Sehat GMBA – Sabtu, 22 November 2025


Pada hari Sabtu, 22 November 2025, Komunitas GMBA menyelenggarakan kegiatan Senam Sehat yang berlangsung di halaman belakang gereja. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 pagi, dipimpin oleh instruktur Bu Sivia Sulasih dan Bu Munarti, serta diikuti oleh 42 peserta dari berbagai lingkungan dan usia.

Suasana ceria dan penuh semangat terasa sejak awal kegiatan. Para peserta mengikuti rangkaian gerakan pemanasan, senam inti, dan pendinginan dengan antusias. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan persaudaraan antar umat.

Melalui program senam sehat yang rutin dilaksanakan, GMBA berharap dapat terus membangun gaya hidup aktif dan sehat serta menciptakan komunitas gereja yang bugar, kompak, dan penuh sukacita.

Sampai jumpa di Senam Sehat berikutnya—tetap semangat dan terus bergerak

Doa Rutin Lingkungan Santo Petrus

Lingkungan Santo Petrus kembali mengadakan doa bersama pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di kediaman Ibu Enny. Ibadat ini mengusung tema “Mempersiapkan Hati Menyambut Sang Juru Selamat”, sebagai wujud kesiapsiagaan umat menyongsong masa Adven yang semakin dekat.

Doa dimulai pada pukul 19.00 dan berlangsung dalam suasana hangat serta penuh kekhusyukan. Sebanyak 11 umat hadir dan mengikuti rangkaian doa dengan antusias. Meski jumlahnya tidak banyak, semangat kebersamaan sangat terasa melalui doa, nyanyian, dan permenungan yang dibawakan.

Dalam renungan, umat diajak untuk membuka hati, merapikan hidup, serta mempersiapkan diri secara rohani agar mampu menyambut kehadiran Kristus dengan sukacita dan kesederhanaan. Kesadaran untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menebarkan kasih menjadi penekanan utama dalam pertemuan doa ini.

Acara ditutup dengan saling mendoakan satu sama lain, memohon agar setiap keluarga diberi damai, kesehatan, dan berkat dalam menjalani masa persiapan Adven. Pertemuan sederhana ini menjadi pengingat bahwa Tuhan hadir dalam kebersamaan umat yang berkumpul dalam doa dan harapan yang tulus.

Misa Lingkungan St. Antonius Padua Tahun 2025

Misa Lingkungan St. Antonius dilaksanakan pd hari Selasa 18 November 2025 pkl. 19.00-20.30 wib, bertempat di rumah keluarga Bpk/Ibu Albertus Arief Subyantoro. Misa dipimpin oleh Romo Murdi Susanto, Pr dg dihadiri kurang lebih 70 orang.
Misa dimulai dg ice breaking menyanyikan gerak dan lagu “Jalan Serta Yesus”. Setelah misa, menyanyikan lagu hymne St. Antonius dan “Bapa Surgawi”. Acara dilanjutkan dg pembagian kenang2an utk para penerima krisma sebanyak 5 org, foto bersama dan tanya jawab dg romo.
Acara ditutup dg makan malam bersama.

Perayaan Ekaristi
Pemberian kenang-kenangan para penerima Sakramen Krisma
Ramah-tamah dengan Romo paroki

Misa Lingkungan St. Gregorius Kadisoka: Momen Syukur yang Meneguhkan Iman Umat

Kadisoka, 17 November 2025 — Lingkungan St. Gregorius kembali mengadakan Misa Lingkungan pada Senin malam, 17 November 2025 pukul 19.00 WIB. Sekitar 70 umat, dari anak hingga lanjut usia, hadir memenuhi area misa dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur.

Rm. FX. Murdi Susanto Pr

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo FX. Murdi Susanto, Pr, imam dari Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Dalam homilinya yang diambil dari Injil Lukas 18:35–43, Romo Murdi menegaskan tentang iman yang memampukan seseorang melihat terang dan mengalami karya keselamatan Tuhan. Kisah penyembuhan seorang buta di pinggir jalan Yerikho menjadi ajakan bagi umat untuk semakin percaya, memohon, dan membuka hati pada karya kasih Allah dalam perjalanan kehidupan sehari-hari.

Misa berlangsung dengan khidmat

Homili tersebut juga mengingatkan umat bahwa mukjizat Tuhan kerap hadir ketika seseorang berani datang kepada-Nya dengan kerendahan hati dan kesederhanaan iman.

Misa dihadiri oleh berbagai usia

Sebelum misa ditutup, Gregorius Henry, selaku Ketua Lingkungan St. Gregorius, menyampaikan sambutan singkat. Ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran umat serta menegaskan pentingnya merawat kerukunan, keterlibatan aktif, dan semangat pelayanan. Ia berharap bahwa kegiatan misa lingkungan dapat terus mempererat tali persaudaraan dan menjaga kehangatan komunitas.

Sejumlah 70 umat hadir

Usai Perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan wawan hati dan ramah tamah dan diabadikan dengan foto bersama. Suasana hangat dan akrab tampak dalam perbincangan umat yang saling menyapa, berbagi cerita, hingga berdiskusi ringan mengenai kegiatan lingkungan yang akan datang. Momen kebersamaan ini menjadi ruang bagi umat untuk saling mengenal lebih dekat, memperkuat hubungan, dan membangun semangat keluarga besar St. Gregorius.

Umat kemudian pulang dengan hati gembira dan penuh syukur, membawa pulang semangat untuk terus bertumbuh dalam iman, kasih, dan pelayanan di tengah keluarga maupun masyarakat.

Menjalani Tahun Rahmat: Ziarah Porta Sancta Lingkungan Santo Paulus


Pada Minggu, 16 November 2025, umat Lingkungan Santo Paulus melaksanakan Ziarah Porta Sancta sebagai bagian dari perjalanan rohani untuk memperdalam iman dan mengalami kembali limpahan rahmat Allah dalam Tahun Yubileum. Ziarah ini diikuti oleh umat lingkungan bersama para Suster SSpS serta para Romo SVD, sehingga nuansa kebersamaan dan semangat misioner terasa sangat kuat sepanjang perjalanan.

Perhentian pertama adalah Kerkoff Muntilan, tempat para misionaris awal—khususnya para Jesuit—dimakamkan. Di lokasi bersejarah ini, umat diajak mengenang pengorbanan dan dedikasi para pewarta Injil yang telah menanamkan dasar iman Katolik di tanah Jawa. Suasana hening dan penuh hormat menjadi momen refleksi mendalam bagi para peserta.

Ziarah kemudian berlanjut ke Gereja Santo Ignatius Magelang, sebuah gereja tua yang kaya akan spiritualitas Ignasian. Di sini umat berdoa dan memohon kekuatan untuk menjalani hidup dengan semangat discernment serta tekad untuk mencari dan menemukan Allah dalam segala hal.

Perhentian ketiga adalah Gereja Maria Penasihat Baik di Wates, tempat yang menjadi puncak pengalaman rohani bagi peserta ziarah. Di gereja ini, umat terlebih dahulu mengikuti pengakuan dosa, sebuah kesempatan untuk memurnikan hati dan mengalami kembali kasih pengampunan Tuhan. Setelah itu, umat merayakan Perayaan Ekaristi bersama tiga romo SVD: Romo Ryan, Romo Sunday, dan Romo Salu. Misa berlangsung dalam suasana penuh syukur, hangat, dan membawa kedalaman rohani bagi seluruh peserta.

Ziarah ditutup dengan kunjungan ke Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, sebuah pusat devosi yang sangat dikenal di Keuskupan Agung Semarang. Umat berdoa dalam keheningan dan kedamaian khas Ganjuran, merasakan sentuhan kasih Tuhan yang menguatkan dan menyegarkan kembali semangat iman.

Perjalanan rohani ini menjadi pengalaman yang mempererat persaudaraan umat Lingkungan Santo Paulus, memperdalam relasi dengan Tuhan, serta menghadirkan sukacita sebagai Gereja yang senantiasa berjalan bersama. Semoga ziarah ini membuahkan pembaruan hidup dan menumbuhkan semangat pelayanan dalam keseharian.