Perayaan Natal Bersama Lingkungan Santo Petrus

Lingkungan Santo Petrus mengadakan perayaan Natal bersama yang berlangsung dengan penuh sukacita dan kebersamaan pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 17.00 WIB, bertempat di rumah ketua lingkungan, Ibu Lely. Acara ini dihadiri oleh warga Lingkungan Santo Petrus serta undangan dari lingkungan lain, dengan jumlah kehadiran sekitar 47 orang.

Perayaan Natal diawali dengan ibadat Natal yang dipimpin oleh Ibu Tiwik. Dalam suasana yang khidmat dan penuh makna, umat diajak untuk kembali merenungkan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai wujud kasih Allah yang hadir di tengah kehidupan, sekaligus mempererat persaudaraan antarumat.

Setelah ibadat, acara dilanjutkan dengan serah terima Ketua Wilayah Yohanes Don Bosco. Ketua wilayah lama, Ibu Yohana Fransiska Lina Setyaningsih, secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada ketua wilayah yang baru, Bapak Laurentius Triyono. Momen ini menjadi ungkapan syukur atas pelayanan yang telah dijalankan sekaligus harapan akan semangat baru dalam melayani umat di wilayah Yohanes Don Bosco.

Selanjutnya, umat mengikuti sosialisasi dari Tim Renovasi Pembangunan Gereja GMBA yang disampaikan oleh Bapak Bagyo bersama tim. Sosialisasi ini memberikan penjelasan mengenai rencana, proses, serta ajakan bagi umat untuk turut mendukung pembangunan gereja sebagai wujud kebersamaan dan tanggung jawab bersama.

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah, yang dilanjutkan dengan makan malam bersama dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kegembiraan semakin terasa dengan adanya pembagian door prize yang menambah semarak perayaan Natal Lingkungan Santo Petrus.

Melalui perayaan ini, diharapkan semangat Natal semakin menguatkan iman, persaudaraan, dan kebersamaan umat, serta menumbuhkan komitmen untuk terus aktif dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.

Surat Gembala KAS 2026: Mengawali Perjalanan ARDAS IX


Sumber : https://kas.or.id/surat-gembala-menyambut-arah-dasar-ix-keuskupan-agung-semarang/

Keuskupan Agung Semarang mengawali tahun 2026 dengan sebuah ajakan iman yang penuh harapan melalui Surat Gembala Menyambut Arah Dasar (ARDAS) IX KAS, yang dibacakan pada Pesta Pembaptisan Tuhan, 10–11 Januari 2026. Surat gembala ini menjadi penanda dimulainya perjalanan pastoral lima tahun ke depan (2026–2030) bagi seluruh umat KAS.

Dalam surat gembala tersebut, Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, mengajak seluruh umat untuk bersyukur atas perjalanan ARDAS VIII (2021–2025) dengan tema “Tinggal dalam Kristus dan Berbuah”. Selama lima tahun terakhir, umat diajak untuk meneguhkan kembali dasar hidup beriman: membangun relasi yang hidup dengan Kristus, terutama di tengah berbagai tantangan zaman. Dari relasi inilah buah iman, harapan, kasih, kepedulian, dan semangat melayani diharapkan terus bertumbuh.

Memasuki ARDAS IX, Gereja KAS diajak melangkah lebih jauh untuk mewujudkan buah-buah iman tersebut secara nyata dalam kehidupan bersama. Tema “Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan” bukan sekadar slogan, melainkan arah perjalanan bersama seluruh umat Allah. Kata “menjadi” menegaskan bahwa Gereja sedang dan terus berproses—sebuah perjalanan iman yang dinamis dan melibatkan semua orang: anak-anak, orang muda, keluarga, lansia, umat awam, biarawan-biarawati, dan para imam.

Gereja yang bahagia bukan berarti tanpa masalah, tetapi Gereja yang hidup dalam pengharapan karena berakar pada kasih dan keselamatan Kristus. Gereja yang menginspirasi adalah Gereja yang memberi kesaksian melalui hidup yang jujur, sederhana, peduli, dan melayani. Sementara itu, Gereja yang menyejahterakan adalah Gereja yang hadir secara nyata dalam kehidupan manusia secara utuh—rohani, jasmani, sosial, dan ekologis—terutama bagi mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel.

Melalui surat gembala ini, umat juga diajak untuk menghidupi ARDAS IX secara konkret:

  • di keluarga, dengan menciptakan rumah yang penuh kasih, doa, dan pengampunan;
  • di lingkungan dan paroki, dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinodalitas;
  • serta di tengah masyarakat, dengan menjadi saksi Kristus melalui kejujuran, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama dan alam ciptaan.

Mengakhiri surat gembalanya, Bapa Uskup menegaskan bahwa sebagaimana Yesus diteguhkan oleh kasih Bapa saat pembaptisan-Nya, demikian pula seluruh umat KAS diteguhkan sebagai umat yang dikasihi Allah dan diutus oleh-Nya. Dengan penyertaan Roh Kudus, Keuskupan Agung Semarang diajak melangkah bersama untuk sungguh menjadi Gereja yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan.

Awal Langkah Pelayanan DP Plus 2026–2028


Senin, 6 Januari 2026 diselenggarakan pertemuan perdana Dewan Pengurus Plus (DP Plus) periode 2026–2028, bertempat di Maguwo. Pertemuan ini dihadiri oleh para Ketua Lingkungan, Ketua Wilayah, serta Dewan Harian, sebagai momentum awal untuk menyatukan visi, menyamakan pemahaman, dan memperkuat koordinasi pelayanan di awal masa kepengurusan.

Pertemuan perdana ini dibuka dengan penyampaian kesan dan pengalaman menjadi ketua lingkungan maupun menjadi ketua wilayah Dalam sesi ini, para ketua lingkungan membagikan pengalaman, tantangan, serta harapan dalam menjalani peran pelayanan. Terungkap bahwa menjadi Ketua Lingkungan bukan sekadar tugas struktural, melainkan panggilan untuk melayani umat dengan ketulusan, kesabaran, dan semangat kebersamaan. Sesi ini menjadi ruang saling menguatkan dan menumbuhkan rasa solidaritas antar pengurus.

Dilanjutkan dengan penegasan arah kerja dan tanggung jawab pelayanan lingkungan dan wilayah. Dalam sesi laporan kegiatan, disampaikan bahwa setiap lingkungan dan wilayah diharapkan menyusun laporan kegiatan secara rutin setiap bulan, yang kemudian dikompilasi setiap enam bulan dalam bentuk softfile. Laporan memuat data tanggal, tempat, uraian kegiatan, jumlah peserta, serta dokumentasi foto. Selain itu, para admin dan sekretaris lingkungan diharapkan aktif mengisi dan memanfaatkan website GMBA sebagai media informasi dan dokumentasi kegiatan umat.

Selanjutnya, pertemuan membahas berbagai ketentuan administratif gereja, mulai dari ketersediaan formulir gereja, prosedur peminjaman gereja, tata cara pelaksanaan misa ujud, misa pernikahan, hingga peminjaman sarana gereja. Penjelasan ini menegaskan pentingnya tertib administrasi, menjaga kesakralan gereja, serta koordinasi yang baik antara ketua lingkungan, sekretariat stasi, dan tim pelayanan terkait.

Agenda berikutnya adalah pemaparan jadwal dan mekanisme penyetoran dana umat, meliputi APBU, GKH, TCK, dan Prolenan. Disampaikan pula mekanisme pengelolaan dan penyetoran dana agar berjalan transparan dan tepat waktu, sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pengelolaan keuangan gereja. Selain itu, dipaparkan Rencana Sumber Dana dan Penggunaan Dana Stasi (SDPD) sebagai pedoman resmi pengelolaan keuangan, termasuk rencana pembangunan dan renovasi GMBA yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2026.

Pemaparan dari tim pembangunan menjadi sesi terakhir pada pertemuan ini. Dalam sesi ini dipaparkan tentang rencana pembiayaan dan rencana bentuk fisik Gereja Maria Bunda Allah yang baru di masa mendatang.

Alkhirnya pertemuan ini ditutup dengan penekanan pada pentingnya komunikasi yang intensif antara Ketua Wilayah dan Ketua Lingkungan melalui pertemuan rutin, dokumentasi kegiatan yang baik, serta keterlibatan aktif umat dalam pelayanan. Pertemuan perdana DP Plus ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi perjalanan pelayanan periode 2026–2028, dengan semangat sinergi, keterbukaan, dan komitmen untuk melayani umat secara berkelanjutan.

Rapat Evaluasi Perayaan Natal GMBA 2025 Berlangsung Penuh Syukur dan Sukacita

Rapat Evaluasi Perayaan Natal GMBA 2025 Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momen refleksi bersama atas seluruh rangkaian perayaan Natal yang telah terlaksana dengan baik dan lancar. Dalam rapat tersebut, Ketua Panitia Natal GMBA 2025, Bapak Felix Ferdian, secara resmi menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada Ketua Stasi GMBA, Bapak Yohanes Agung Prasetya. Penyerahan LPJ ini menjadi tanda berakhirnya masa tugas kepanitiaan sekaligus wujud transparansi dan tanggung jawab pelayanan kepada umat.

Ketua Stasi GMBA, Bapak Yohanes Agung Prasetya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta umat yang telah terlibat aktif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Perayaan Natal GMBA 2025 merupakan buah dari kerja sama yang solid, semangat gotong royong, dan pelayanan yang dilandasi iman serta kasih. Rapat evaluasi juga diisi dengan penyampaian masukan dan refleksi dari berbagai bidang. Berbagai catatan positif mengemuka, mulai dari koordinasi panitia yang berjalan baik, partisipasi umat yang tinggi, hingga suasana perayaan Natal yang khidmat, tertib, dan penuh sukacita. Beberapa catatan teknis turut menjadi bahan pembelajaran untuk penyelenggaraan kegiatan di masa mendatang.

Rapat evaluasi ini menghasilkan kesimpulan yang membahagiakan, yakni Perayaan Natal GMBA 2025 dinilai sukses dan membawa dampak positif bagi kehidupan menggereja umat. Semangat kebersamaan semakin kuat, rasa syukur semakin mendalam, dan nilai-nilai Natal sungguh dihidupi dalam pelayanan nyata.

Epifani Terang Kasih: Pelantikan Dewan Stasi dan Pengurus Baru Stasi Maguwo 2026–2028“


Minggu, 4 Januari 2026 menjadi hari yang penuh makna bagi keluarga besar Stasi Maguwo, karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Penampakan Tuhan (Epifani) — sebuah perayaan liturgi yang mengingatkan kita akan penampakan Kristus sebagai Terang bagi semua bangsa. Epifani sendiri berasal dari kata Yunani epiphaneia yang berarti penampakan atau manifestasi, merujuk pada bagaimana Yesus Kristus dinyatakan kepada dunia, terutama melalui kunjungan para Majus dari Timur yang datang menyembah-Nya sebagai Raja dan Juruselamat. Catholic Holidays

Perayaan misa di Stasi Maguwo berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sukacita. Liturgi dipenuhi oleh parade koor dari 17 lingkungan yang menyemarakkan suasana misa dengan nyanyian yang mengangkat pujian kepada Allah. Harmoni suara yang bergema di gereja menjadi doa dan syukur umat atas penyertaan Tuhan dalam setiap langkah hidup dan pelayanan.

Misa dipimpin oleh Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr, yang menyampaikan homili penuh inspirasi. Dalam khotbahnya, Romo Dadang mengajak seluruh umat untuk merenungkan misteri Epifani sebagai momen di mana Yesus Kristus dinyatakan kepada seluruh umat manusia, dan bagaimana peristiwa ini mengajak kita semua untuk hidup sebagai saksi terang di tengah dunia. Catholic Holidays

Momentum semakin sakral ketika ujub misa disematkan untuk memperingati pesta nama pelindung gereja, yaitu Santa Maria Bunda Allah. Ujub ini menjadi bentuk penghormatan dan doa umat kepada Santa Maria sebagai Bunda Yesus Kristus — teladan iman yang taat dan hamba Allah yang setia — sekaligus pengharapan kepada Maria sebagai Bunda yang menuntun kita untuk selalu mendekatkan hati kepada Kristus.


Puncak Perayaan: Pelantikan Dewan Stasi 2026–2028

Puncak dari perayaan ini adalah **pelantikan Dewan Stasi serta Ketua Wilayah, Ketua Lingkungan, dan seluruh Tim Pelayanan Stasi Maguwo periode 2026–2028. Dengan penuh khidmat, para pengurus baru mengucapkan janji pelayanan di hadapan Allah, imam, dan seluruh umat yang hadir.

Suasana gereja dipenuhi dengan rasa hormat dan haru ketika satu per satu pengurus maju untuk mengikrarkan komitmen mereka — janji untuk melayani dengan setia, rendah hati, dan penuh kasih. Momen ini bukan sekadar seremonial organisasi, tetapi merupakan tindakan iman yang mendalam, di mana setiap pengurus menyadari tugas dan panggilan mereka sebagai pelayan umat dalam gereja. Janji yang diucapkan bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi di hadapan Allah, yang menjadi sumber kekuatan dan pengharapan dalam setiap pelayanan.


Wejangan Penutup Rohani

Di akhir misa, Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr memberikan wejangan yang menguatkan. Beliau menegaskan bahwa pelayanan bukanlah sekadar tugas administratif, tetapi panggilan hidup yang harus dijalani dengan hati yang penuh iman, semangat, dan ketulusan kasih. Romo Dadang mengajak pengurus terlantik untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah pelayanan, menjadikan setiap tindakan sebagai saksi kasih Kristus yang membawa terang ke tengah umat.

Perayaan pelantikan ini menjadi tanda bahwa komunitas Stasi Maguwo terus melangkah maju dalam iman dan pelayanan, membawa terang Kristus yang bersinar di tengah dunia, sebagaimana diwartakan dalam makna Hari Raya Penampakan Tuhan. Semoga setiap pengurus baru dapat hidup dalam terang kasih Kristus, setia melayani, dan menjadi berkat bagi seluruh umat Stasi Maguwo.

Belajar Kasih dan Kesetiaan: Kunjungan Pendamping PIA Angelus Maguwo ke Panti Asuhan PPYK Pakem


Sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepekaan sosial dan semangat berbagi, perwakilan pendamping PIA Stasi Maguwo melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Putra Putri Yesus Kristus (PPYK) yang beralamat di Pakembinangun, Pakem, Sleman. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk melihat secara langsung bagaimana kasih Kristus dihidupi dalam keseharian.

Rombongan pendamping PIA diterima dengan penuh kehangatan oleh Ketua Kongregasi, Suster Grace, Pimpinan Panti, Suster Afra, serta Suster Cresensia yang mendampingi selama kunjungan berlangsung. Sambutan sederhana namun penuh kasih langsung menghadirkan suasana kekeluargaan yang begitu terasa.

Saat ini, Panti Asuhan PPYK mengasuh 28 anak, yang terdiri dari 15 anak putri dan 13 anak putra, dengan rentang usia yang sangat beragam—mulai dari bayi berusia 6 bulan hingga remaja tingkat SMA. Dalam keseharian, anak-anak ini diasuh dan dibimbing oleh 5 suster PPYK yang dengan setia mempersembahkan hidupnya dalam pelayanan.

Yang sungguh mengharukan, anak-anak di panti ini dibiasakan untuk hidup dekat dengan Tuhan sejak dini. Setiap hari mereka mengikuti Misa harian dan Misa Mingguan di Paroki Pakem, yang dijalani dengan penuh kesederhanaan—berjalan kaki bersama-sama. Demikian pula dalam hal pendidikan, anak-anak bersekolah di sekitar wilayah Pakem dan berangkat serta pulang sekolah dengan berjalan kaki, menumbuhkan semangat kemandirian, disiplin, dan kebersamaan.

Dalam kunjungan ini, pendamping PIA juga menyerahkan bantuan untuk panti asuhan yang berasal dari Aksi Kado Natal Kanak-kanak Yesus. Bantuan tersebut merupakan persembahan kasih yang dikumpulkan oleh anak-anak usia PIA saat Misa Natal Pagi, berupa sembako, perlengkapan mandi, serta perlengkapan kebersihan dapur dan rumah tangga. Aksi sederhana ini menjadi sarana pembelajaran iman bagi anak-anak PIA untuk belajar berbagi dan peduli kepada sesama sejak dini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur dari bapak dan ibu lingkungan Stasi Maguwo yang dengan tulus hati turut mendukung dan memperkuat aksi kasih ini. Melalui kebersamaan dan kepedulian banyak pihak, semangat Natal sungguh dihidupi dalam tindakan nyata.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa kasih tidak selalu diwujudkan dalam hal-hal besar, tetapi justru tampak nyata dalam kesetiaan menjalani hal-hal sederhana setiap hari. Semoga pengalaman ini semakin meneguhkan para pendamping dan anak-anak PIA untuk terus menghidupi iman melalui kepedulian, sebagaimana telah dicontohkan oleh para suster PPYK dalam pelayanan mereka.

Kiranya Tuhan senantiasa memberkati setiap karya kasih yang terus ditaburkan, dan semoga benih-benih kebaikan ini tumbuh subur dalam hati anak-anak PIA dan seluruh umat

Natalan Seru PIA Angelus Stasi Maguwo: Banyak Tawa, Banyak Hadiah


Hari ini, Jumat, 3 Januari 2026, suasana di teras depan Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo rame banget dan penuh suara tawa. Soalnya, PIA Angelus Stasi Maguwo lagi mengadakan acara Natalan bareng yang super seru!

Acara Natalan ini dipandu oleh Mbak Valent, mbak Rani dan mas Atta, bersama para pendamping PIA lainnya yang selalu sabar dan penuh semangat. Yang datang juga banyak banget, lho! Ada 55 anak PIA dan teman-teman yang sedang ikut pelajaran Komper, plus 15 pendamping dari ibu-ibu, OMK, dan remaja yang siap nemenin dari awal sampai akhir.

Sejak acara dimulai, anak-anak langsung diajak menyanyi bersama. Ada yang suaranya kencang, ada yang malu-malu, tapi semuanya ikut bernyanyi dengan senyum lebar. Setelah itu, suasana makin heboh karena ada games seru yang bikin anak-anak tertawa, lompat-lompat, dan semangat banget.

Nggak cuma main, anak-anak juga diajak nonton film animasi tentang kelahiran Yesus Kristus. Filmnya lucu, ceritanya seru, dan bikin anak-anak makin tahu kenapa Natal itu istimewa. Habis nonton, anak-anak juga berkreasi dengan menghias kartu ucapan Natal. Ada yang gambarnya bintang, palungan, pohon Natal, bahkan ada yang penuh warna-warni sampai kertasnya hampir nggak kelihatan putihnya.

Keseruan makin lengkap karena ada doorprize dan pembagian hadiah juara. Wajah anak-anak langsung berbinar waktu namanya dipanggil. Tapi tenang… semua anak tetap senang, karena di akhir acara setiap anak dapat goodie bag berisi snack dan minuman, plus nasi box supaya pulangnya tetap kenyang dan bahagia.

Natalan PIA Angelus hari ini benar-benar penuh tawa, keceriaan, dan sukacita Natal. Semoga lewat acara ini, anak-anak semakin mengenal Yesus, semakin senang datang ke gereja, dan makin kompak sebagai keluarga besar PIA Angelus Stasi Maguwo.

Sampai ketemu di acara seru berikutnya ya…..

Gas Tipis Awal 2026: Touring Seru Tim Sound System GMBA


Mengawali tahun 2026, Tim Sound System GMBA memilih cara yang sederhana tapi berkesan: touring bareng. Bukan sekadar jalan-jalan, tapi momen buat rehat sejenak, ngumpul, dan mengisi ulang semangat kebersamaan setelah hari-hari pelayanan yang padat.

Perjalanan dimulai dengan tujuan Taman Doa Gantang di kaki Gunung Merapi. Udara sejuk, suasana tenang, dan pemandangan alam jadi pembuka perjalanan yang pas. Dari sana, rombongan lanjut ke Ketep Pass, menikmati panorama Merapi–Merbabu yang selalu bikin takjub dan bikin lupa capek.

Petualangan berlanjut ke Boyolali lewat jalur Selo, jalur favorit yang penuh tanjakan, tikungan, dan pemandangan kece. Tak ketinggalan, rombongan juga mampir ke Embung Manajar buat rehat sejenak, foto-foto, dan tentu saja… ngobrol ngalor-ngidul penuh tawa sebelum akhirnya kembali ke Jogja.

Sepanjang perjalanan, hujan deras sempat menemani. Tapi bukannya jadi penghalang, hujan justru jadi bumbu petualangan. Dengan motor masing-masing, tim tetap melaju dengan aman, saling jaga, dan tetap ketawa. Basah? Iya. Capek? Dikit. Tapi senang? Jelas banget.

Touring ini jadi simbol awal tahun: jalan boleh berat, cuaca boleh nggak bersahabat, tapi kalau bareng-bareng, semuanya terasa ringan. Semoga di tahun 2026 ini, Tim Sound System GMBA makin solid, makin kompak, dan makin semangat melayani. Tetap setia menjaga kualitas suara, tapi yang lebih penting—menjaga kebersamaan dan hati dalam setiap pelayanan.

Gas terus 2026…..
Semoga setiap langkah, perjalanan, dan pelayanan Tim Sound System GMBA selalu dilancarkan dan diberkati

Meneguhkan Kasih dalam Terang Kristus: Penyegaran Janji Perkawinan di GMBA


Dalam suasana Natal yang masih hangat, Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo mengajak pasangan suami istri untuk kembali menimba kekuatan kasih melalui penyegaran janji perkawinan yang dilaksanakan dalam Perayaan Ekaristi Minggu, 28 Desember 2025.

Perayaan iman ini diikuti oleh 60 pasangan suami istri yang merayakan ulang tahun perkawinan pada bulan Oktober hingga Desember. Kehadiran para pasangan menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan yang setia menyertai perjalanan hidup berkeluarga, dari tahun ke tahun.

Melalui perayaan Ekaristi ini, pasangan suami istri diajak untuk mengingat kembali, memperbarui, dan meneguhkan janji kasih yang pernah diikrarkan di hadapan Tuhan dan Gereja. Janji setia tersebut kembali dihidupi sebagai komitmen iman yang terus diperjuangkan dalam keseharian, di tengah berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.

Di hadapan altar Tuhan, para pasangan berdiri bersama, menatap kembali perjalanan rumah tangga yang telah dilalui—dengan segala suka dan duka, tawa dan air mata. Momen penyegaran janji perkawinan menjadi saat yang penuh makna, di mana kasih diperdalam, kesetiaan diteguhkan, dan harapan diperbarui dalam terang kasih Kristus.

Perayaan ini sekaligus menegaskan kembali panggilan keluarga Kristiani sebagai gereja kecil, tempat kasih Allah dihadirkan secara nyata. Dari keluarga, nilai cinta, kesetiaan, dan pengampunan terus dihidupi dan dibagikan, sehingga keluarga menjadi sumber berkat bagi Gereja dan masyarakat.

Melalui penyegaran janji perkawinan ini, Gereja berharap agar setiap pasangan semakin berakar dalam iman, bertumbuh dalam kasih, dan setia dalam pengharapan. Kiranya Kristus senantiasa menjadi pusat kehidupan berkeluarga, sehingga setiap rumah tangga sungguh menjadi sumber cinta, kesetiaan, dan berkat dalam terang kasih-Nya.

Semoga momen iman ini menjadi kekuatan baru bagi setiap pasangan suami istri untuk terus berjalan bersama, saling menguatkan, dan setia menghidupi janji kasih hingga akhir hayat

Keindahan yang Mekar Menyambut Sang Juruselamat


Dalam suasana Natal 2025 yang penuh sukacita, Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo tampil begitu indah dan menenangkan. Keindahan itu bukan sekadar hasil rangkaian bunga, melainkan buah dari pelayanan iman Tim Tata Bunga GMBA yang dikerjakan dengan cinta, ketulusan, dan doa.

Setiap bunga yang dirangkai untuk Natal 2025 dipilih dan disusun dengan penuh penghayatan. Warna, bentuk, dan komposisinya diselaraskan dengan makna liturgi Natal: sukacita atas kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus. Melalui tangan-tangan yang bekerja dalam diam, bunga-bunga itu menjadi simbol syukur, harapan, dan kasih yang dipersembahkan kepada Allah.

Saat umat melangkah memasuki gereja, suasana Natal langsung terasa berbeda. Rangkaian bunga yang menghiasi altar dan sudut-sudut gereja menghadirkan kedamaian yang dalam, seolah mengajak setiap hati untuk hening dan bersujud. Gereja terasa seperti surga kecil di bumi, tempat umat merasakan kehangatan kasih Allah yang hadir melalui perayaan Natal.

Pelayanan Tim Tata Bunga GMBA adalah pelayanan yang sering kali tidak terlihat, namun kehadirannya sungguh menguatkan iman umat. Mereka hadir lebih awal, bekerja dengan setia, dan merangkai keindahan tanpa pamrih. Setiap rangkaian bunga adalah doa Natal yang terucap tanpa kata, doa tentang harapan, tentang kasih, dan tentang damai sejahtera yang lahir di palungan Betlehem.

Terima kasih yang mendalam kami sampaikan kepada Tim Tata Bunga GMBA atas pelayanan yang begitu tulus dalam Natal 2025 ini. Melalui keindahan yang panjenengan semua hadirkan, umat dibantu untuk semakin menghayati misteri Natal dan merasakan kehadiran Tuhan yang begitu dekat dan penuh kasih.

Kiranya setiap bunga yang dirangkai dan setiap pelayanan yang dipersembahkan menjadi berkat, serta Tuhan senantiasa memberkati langkah pelayanan Tim Tata Bunga GMBA, hari ini dan seterusnya