Perayaan Natal 2025 GMBA: Sukacita Kelahiran Kristus yang Menghidupkan Iman Umat


Perayaan Natal 2025 di Gereja Santa Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo berlangsung dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Pada Kamis, 25 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, umat Stasi Maguwo kembali berkumpul untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru Selamat, dalam suasana iman yang hangat dan penuh pengharapan.

Perayaan Ekaristi Natal dipimpin oleh Romo Adrianus Maradiyo, Pr, yang mengajak umat untuk mensyukuri kasih Allah yang hadir secara nyata melalui kelahiran Putra-Nya. Natal menjadi pengingat bahwa Allah tidak tinggal jauh, tetapi hadir dekat dengan manusia, menyertai setiap perjalanan hidup umat-Nya.

Suasana perayaan semakin khidmat dengan iringan koor dari Tim Cantores, yang melalui nyanyian-nyanyian Natal membantu umat menghayati misteri kelahiran Kristus dengan penuh penghayatan dan doa. Pujian yang dilantunkan mengalir lembut, meneguhkan suasana perayaan yang sakral namun tetap penuh sukacita.

Di akhir Perayaan Ekaristi, umat diajak tersenyum dan bersukacita melalui persembahan tiga lagu Natal dari anak-anak PIA. Dengan kepolosan, semangat, dan wajah-wajah ceria, anak-anak PIA menghadirkan sukacita Natal yang sederhana namun menyentuh hati. Persembahan ini menjadi pengingat bahwa Natal adalah perayaan kehidupan, harapan, dan kasih yang lahir dalam kesederhanaan.

Ucapan terima kasih yang mendalam disampaikan kepada Panitia Natal 2025, Tim Peribadatan dan Liturgi, serta seluruh petugas dan pendukung yang telah melayani dengan sepenuh hati. Terima kasih kepada para lektor, pemazmur, among tamu, tim kesehatan, tim konsumsi, tim perlengkapan, putra-putri altar, petugas paramenta, Prodiakon, tim dekorasi dan tata bunga yang memperindah gereja dengan nuansa Natal yang khas dan penuh makna.

Apresiasi juga diberikan kepada tim PAMDAL yang menjaga keamanan perayaan, tim sound system yang memastikan kualitas suara tetap jernih dan nyaman, koster GMBA, tim usaha dana, tim listrik, tim TV monitor yang memungkinkan umat tetap mengikuti Perayaan Ekaristi meski berada di luar gereja, petugas teks misa dan counter, serta para Ketua Wilayah dan Ketua Lingkungan Stasi Maguwo yang turut mendukung terselenggaranya Perayaan Natal dengan baik.

Semoga melalui Perayaan Natal 2025 ini, iman umat Stasi Maguwo semakin diteguhkan, kasih semakin dihidupi, dan harapan semakin dikuatkan. Kiranya Kristus yang lahir di Betlehem sungguh hadir dan tinggal dalam hati setiap umat, serta menggerakkan kita untuk menjadi pembawa damai dan sukacita di tengah dunia.

Latihan Seru PIA Angelus GMBA: Siap Bikin Natal Pagi Makin Gemas!


Suasana GMBA belakangan ini terasa makin ceria. Bukan tanpa alasan—anak-anak PIA Angelus GMBA sedang sibuk berlatih untuk menampilkan yang terbaik dalam pentas Natal Pagi. Dari wajah serius sampai senyum malu-malu, semuanya tumpah ruah dalam latihan yang penuh semangat dan tawa.

Di bawah bimbingan Mbak Nita, Mbak Vera, Mas Atta, Mas Kaka, Mbak Rani, serta para pembimbing PIA lainnya, anak-anak belajar memadukan gerakan dan suara supaya bisa tampil kompak. Kadang gerakannya belum sama, kadang suaranya masih lari ke mana-mana, tapi justru di situlah letak keimutannya. Salah gerak? Ketawa. Lupa lagu? Senyum dulu.

Latihan demi latihan dijalani dengan penuh antusias. Anak-anak tampak berusaha mengingat gerakan, menyanyikan lagu dengan suara terbaik versi mereka, dan tentu saja… sesekali sambil bercanda. Tapi di balik semua kelucuan itu, tersimpan semangat besar untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan dan umat GMBA.

Pentas Natal nanti bukan sekadar soal tampil rapi atau hafal gerakan, tetapi tentang sukacita Natal yang keluar dari hati anak-anak. masa depan gereja yang bahagia, sejahtera, menginspirasi dengan kepolosan dan keceriaan mereka, PIA Angelus GMBA siap menghadirkan senyum, tawa, dan kehangatan Natal bagi seluruh umat.

Merangkai Keindahan, Menghadirkan Kedamaian


Dekor gereja bukan hanya tentang hiasan agar terlihat cantik, namun tentang bagaimana hiasan tersebut membuat suasana ibadah menjadi lebih adem dan tenang. Tim dekor Gereja Maria Bunda Allah yang di koordinir oleh Mas Akira Inoe atau yang kerab disapa Mas Akir ini berhasil membuat dekorasi yang memuaskan mata. Sejak Desember awal, tim dekor sudah mulai membuat dekorasi tersebut.

Tentunya ada otak dibalik keberlangsungan tim dekorasi, melalui pertukaran pikiran, ide-ide muncul dari beberapa pihak dan kerja kerasnya. Walaupun bekerja dari siang ke sore lalu sore ke malam, mereka tetap semangat menghasilkan dekorasi yang tentunya keren dan mempunyai makna.

Bagian Altar dihiasi oleh bunga bunga cantik yang dibuat oleh tim tata bunga ibu-ibu dari berbagai wilayah di Stasi Maguwo. Tim tata bunga tidak asal memilih warna dan jenis bunga agar selaras dengan liturgi dan suasana perayan untuk Natal. Hasil Rangkaian bunga yang tersusun, menjadi bukti nyata bahwa kerjasama dibutuhkan dalam membuat dekorasi agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Terima kasih kami sampaikan kepada Tim Dekorasi dan Tata Bunga Gereja yang dengan penuh cinta dan ketekunan telah menghiasi Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo melalui dekorasi yang indah. Melalui sentuhan kreativitas dan pelayanan yang dikerjakan dengan hati, suasana gereja menjadi semakin hidup, sakral, dan membantu umat menghayati misteri Natal dengan lebih mendalam. Tuhan memberkati setiap karya dan pelayanan.

Vigili Natal 2025 GMBA: Menyambut Sang Terang yang Hadir di Tengah Umat


Perayaan Vigili Natal 2025 di Gereja Santa Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo menjadi momen iman yang mendalam bagi umat Stasi Maguwo. Pada Rabu, 24 Desember 2025 pukul 18.00 WIB, umat berkumpul dengan penuh kerinduan untuk menyambut kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus, yang hadir membawa terang, damai, dan keselamatan bagi dunia.

Perayaan Ekaristi Vigili Natal dipimpin oleh Romo FX Murdi Susanto, Pr, dan diikuti oleh 1.701 umat yang memenuhi gereja hingga area luar. Kehadiran umat yang begitu besar menjadi tanda nyata kerinduan akan perjumpaan dengan Tuhan, sekaligus ungkapan iman dan syukur atas kasih Allah yang tak pernah berkesudahan.

Suasana doa semakin terasa khidmat dengan iringan koor dari Pemusik Muda GMBA (PMG). Melalui pujian dan nyanyian Natal yang dibawakan dengan penuh penghayatan, umat diajak untuk masuk lebih dalam ke misteri inkarnasi: Allah yang rela hadir dalam kesederhanaan, menjadi manusia demi keselamatan umat-Nya.

Perayaan Vigili Natal ini dapat berlangsung dengan baik berkat kerja sama dan pelayanan tulus dari banyak pihak. Ucapan terima kasih yang mendalam disampaikan kepada Panitia Natal 2025 yang diketuai oleh Sdr. Felix Ferdian, yang dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan telah mempersiapkan seluruh rangkaian perayaan Natal. Terima kasih juga kepada Tim Peribadatan dan Liturgi yang menata perayaan Ekaristi dengan rapi, indah, dan sesuai dengan makna liturgi Natal.

Apresiasi diberikan kepada seluruh petugas yang terlibat: lektor, pemazmur, among tamu, tim kesehatan, tim konsumsi, tim perlengkapan, putra-putri altar, petugas paramenta, Prodiakon, serta tim dekorasi dan tata bunga yang menghadirkan suasana gereja dengan wajah yang berbeda, lebih hangat, lebih hidup, dan penuh nuansa Natal sebagai simbol sukacita atas kelahiran Kristus.

Terima kasih juga kepada tim PAMDAL yang dengan penuh kewaspadaan dan profesionalitas menjaga keamanan selama perayaan, tim sound system yang setia memastikan setiap doa dan sabda dapat didengar dengan jelas, koster GMBA, tim usaha dana, tim listrik, serta tim TV monitor yang dengan dukungan teknologi memungkinkan umat tetap dapat mengikuti Perayaan Ekaristi secara langsung meskipun berada di luar gereja. Apresiasi juga diberikan kepada petugas teks misa, petugas counter, serta para Ketua Wilayah dan Ketua Lingkungan Stasi Maguwo yang turut mendukung dan mempersiapkan perayaan ini dengan sepenuh hati.

Semoga melalui Perayaan Vigili Natal 2025 ini, setiap umat semakin diteguhkan dalam iman, diperbarui dalam pengharapan, dan dikuatkan dalam kasih. Kiranya Terang Kristus yang lahir di Betlehem sungguh hadir dan tinggal dalam hati, keluarga, serta kehidupan umat Stasi Maguwo, hari ini dan selamanya.

Melanjutkan Perutusan: Timbang Terima Pengurus Stasi Maguwo 2023–2025 ke 2026–2028


Stasi Maguwo kembali menapaki satu langkah penting dalam perjalanan hidup menggereja melalui kegiatan Timbang Terima Pengurus Stasi Maguwo Periode 2023–2025 kepada Pengurus Periode 2026–2028, yang dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Ruang Sekretariat Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan, serta dihadiri langsung oleh Romo Paroki, Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr, Wakil Ketua II Dewan Paroki, Bapak Kartono, serta Bendahara Umum Paroki, Bapak Jumei. Kehadiran para pimpinan paroki tersebut menjadi bentuk dukungan, pendampingan, sekaligus peneguhan bagi perjalanan pelayanan umat Stasi Maguwo.

Momentum timbang terima pengurus ini menjadi saat refleksi bersama atas karya pelayanan yang telah dijalani, sekaligus peneguhan komitmen untuk melanjutkan perutusan Gereja. Pergantian kepengurusan tidak dimaknai semata sebagai perubahan struktural, melainkan sebagai bagian dari peziarahan iman umat dalam membangun Gereja yang hidup dan bertumbuh.

Dalam terang Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang, umat Stasi Maguwo terus diajak untuk mewujudkan Gereja yang “membahagiakan, menyejahterakan, dan menginspirasi”. Semangat ini menjadi dasar dalam setiap langkah pelayanan, agar Gereja sungguh hadir membawa sukacita Injil, kepedulian sosial, serta harapan bagi sesama dan masyarakat sekitar.

Pengurus Stasi Maguwo Periode 2023–2025 telah menghayati tugas pelayanan dengan penuh kesetiaan dan tanggung jawab. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, berbagai karya pastoral dan kegiatan umat dijalankan sebagai wujud nyata perutusan Gereja. Atas dedikasi, pengorbanan, dan ketulusan pelayanan tersebut, umat Stasi Maguwo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.

Kepada Pengurus Stasi Maguwo Periode 2026–2028, disampaikan harapan dan doa agar amanah yang diterima dapat dijalankan dengan hati yang rendah, semangat kebersamaan, serta keterbukaan terhadap karya Roh Kudus. Diharapkan kepengurusan yang baru mampu melanjutkan dan mengembangkan karya pelayanan yang semakin membahagiakan umat, menyejahterakan kehidupan bersama, serta menginspirasi banyak orang.

Melalui kegiatan timbang terima ini, Stasi Maguwo meneguhkan diri untuk terus berjalan bersama sebagai umat Allah, setia pada nilai-nilai Injil, dan terbuka pada karya Roh Kudus dalam setiap langkah pelayanan.

ADVEN KE IV, Ibadat Keluarga Kudus di Lingkungan: Menghadirkan Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan


Menjelang akhir masa Natal, umat di lingkungan-lingkungan Stasi Maguwo melaksanakan Ibadat Keluarga Kudus sebagai momen untuk kembali meneguhkan panggilan keluarga kristiani. Ibadat tahun ini mengangkat tema:
“Bersama-Sama Menghadirkan Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.”

Melalui ibadat sederhana namun penuh makna ini, umat diajak untuk semakin memaknai kedatangan Kristus dalam kehidupan sehari-hari—terutama dalam keluarga sebagai komunitas terkecil yang membentuk Gereja. Keluarga yang hidup dalam sukacita dan harapan akan lebih mampu menjadi inspirasi dan saluran kebaikan bagi masyarakat sekitar.


Tujuan Ibadat

Pertemuan ini bertujuan agar umat semakin menyadari bahwa kehadiran Kristus tidak hanya dirayakan dalam liturgi, tetapi juga dalam relasi keluarga, kebersamaan, dan hidup menggereja di lingkungan. Dengan demikian, keluarga kristiani semakin menjadi tempat:

  • tumbuhnya sukacita,
  • bertumbuhnya iman,
  • serta lahirnya tindakan kasih yang menyejahterakan sesama.


Bacaan Injil: Lukas 2:41–52

Ibadat ditopang oleh bacaan Injil tentang Yesus yang berada di Bait Allah pada usia dua belas tahun. Kisah ini menggambarkan dinamika keluarga yang pernah mengalami kehilangan, keresahan, dan pencarian, namun semuanya dijalani dengan kasih dan kesetiaan.


Renungan Singkat: Tiga Makna Keluarga Kudus

Pemandu atau pemimpin ibadat mengajak umat merenungkan tiga pokok inspiratif dari Keluarga Kudus Nazaret:

1. Keluarga yang Bahagia

Keluarga Kudus tidak steril dari masalah. Mereka sempat mengalami kekhawatiran besar ketika Yesus hilang. Namun mereka menghadapinya dengan:

  • cinta kasih,
  • kepercayaan penuh,
  • komunikasi yang terbuka.

Bahagia bukan berarti tanpa masalah, tetapi kemampuan untuk saling menopang dan bertumbuh bersama dalam setiap situasi.

2. Keluarga yang Menginspirasi

Maria dan Yosef menunjukkan ketaatan yang mendalam pada kehendak Allah. Mereka menjadi teladan keluarga sederhana yang hidup dari iman. Dari merekalah kita belajar bahwa keluarga adalah sekolah iman pertama, tempat nilai-nilai Kristiani ditanamkan secara nyata.

3. Keluarga yang Menyejahterakan

Yesus tumbuh menjadi pribadi yang “bertambah hikmat, besar, dan disukai Allah dan manusia”. Pertumbuhan itu tidak terlepas dari kesejahteraan rohani dan jasmani yang Ia terima dalam keluarga-Nya.

Keluarga yang menyejahterakan adalah keluarga yang menumbuhkan potensi tiap anggotanya sehingga mampu menjadi berkat bagi dunia, membawa damai, dan menghadirkan kebaikan.


Litani Permohonan

Dalam litani permohonan, umat bersama-sama memohon agar setiap keluarga:

  • diberi kekuatan menghadapi tantangan,
  • diteguhkan dalam cinta,
  • serta dipenuhi semangat untuk menjadi keluarga yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan.

Doa Penutup & Berkat

Ibadat diakhiri dengan doa penutup, menyerahkan keluarga masing-masing ke dalam penyertaan Tuhan. Setelah itu, umat menerima berkat penutup yang menjadi tanda pengutusan agar setiap keluarga semakin menjadi cermin kasih Allah di tengah masyarakat.

Ibadat Tobat dan Pengakuan Dosa: Mempersiapkan Hati Menyambut Kelahiran Kristus


Pada Senin, 15 Desember 2025, umat Stasi Maguwo mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti ibadat tobat yang dilanjutkan dengan pengakuan dosa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk persiapan rohani umat dalam membersihkan hati dan batin guna menyambut kelahiran Tuhan Yesus dengan lebih siap dan penuh kesadaran iman.

Ibadat tobat mengajak umat untuk sejenak berhenti dari rutinitas, melakukan refleksi diri, serta menyadari kembali panggilan untuk hidup dalam kasih, pengampunan, dan pertobatan sejati. Dalam suasana yang khidmat dan tenang, umat diajak membuka hati dan mempercayakan diri sepenuhnya pada belas kasih Allah.


Pelayanan Sakramen Tobat oleh Para Romo Paroki Kalasan

Setelah ibadat tobat, kegiatan dilanjutkan dengan sakramen pengakuan dosa yang dilayani oleh tiga romo Paroki Kalasan, yaitu:

  • Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr
  • Romo FX Murdi Susanto, Pr
  • Romo Yohanes Ngatmo Pr

Ketiga romo dengan penuh kesabaran dan kerelaan melayani umat satu per satu, menghadirkan wajah Gereja yang penuh belas kasih dan penerimaan. Umat tampak antusias mengikuti sakramen tobat sebagai wujud nyata keinginan untuk berdamai dengan Tuhan dan sesama.


225 Umat Mengambil Langkah Pertobatan

Dari pendataan yang dilakukan, tercatat sebanyak 225 umat mengikuti pengakuan dosa pada kesempatan ini. Angka ini menunjukkan semangat dan kerinduan umat untuk mempersiapkan diri secara rohani menjelang Natal.

Diharapkan ke depan, semakin banyak umat yang berani dan mau mengambil langkah pertobatan melalui sakramen pengakuan dosa, sebagai tanda kerinduan untuk terus memperbarui hidup dan iman.


Menyambut Natal dengan Hati yang Baru

Melalui ibadat tobat dan pengakuan dosa ini, umat Stasi Maguwo diajak menyambut Natal bukan hanya dengan persiapan lahiriah, tetapi terutama dengan hati yang bersih, damai, dan terbuka untuk kehadiran Kristus.

Semoga rahmat pengampunan yang diterima menjadi bekal bagi umat untuk hidup semakin setia, penuh kasih, dan menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Gladi Bersih Natal 2025: Menyiapkan Perayaan dengan Penuh Kesungguhan dan Sukacita


Dalam rangka mempersiapkan perayaan Vigili Natal dan Natal Pagi, Panitia Natal 2025 bersama seluruh petugas liturgi dan pendukung melaksanakan gladi bersih sebagai langkah akhir sebelum perayaan Natal dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memastikan seluruh rangkaian ibadat dapat berjalan dengan baik dan tertib.

Seluruh petugas hadir dengan lengkap, mulai dari petugas liturgi, koor, lektor, hingga tim pendukung lainnya. Gladi bersih ini juga mendapat dukungan penuh dari seluruh tim supporting, among tamu, tim keamanan termasuk tim sound system, sehingga setiap bagian perayaan dapat disimulasikan secara menyeluruh.


Berjalan Lancar dengan Semangat Kebersamaan

Gladi bersih berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Setiap bagian liturgi dijalankan sesuai alur, mulai dari pembukaan hingga penutup. Beberapa koreksi kecil muncul selama proses berlangsung, namun hal tersebut menjadi bagian yang wajar dalam sebuah persiapan. Justru melalui koreksi inilah, para petugas dapat semakin menyempurnakan pelayanan mereka.

Suasana kebersamaan terasa kuat—tidak hanya sebagai panitia dan petugas, tetapi sebagai satu komunitas yang bersama-sama ingin menghadirkan perayaan Natal yang khidmat, tertib, dan penuh makna bagi umat.


Perhatian Kecil yang Menghangatkan

Usai gladi bersih, panitia Natal 2025 juga menyiapkan snack ringan dan minuman hangat bagi seluruh petugas. Sajian sederhana ini menjadi bentuk perhatian dan apresiasi atas waktu, tenaga, dan komitmen yang telah diberikan oleh para petugas dalam proses persiapan Natal.

Momen kebersamaan ini sekaligus menjadi waktu santai untuk berbincang, berbagi cerita, dan saling menguatkan menjelang hari besar yang dinantikan bersama.


Menuju Perayaan Natal yang Lancar dan Penuh Berkat

Melalui gladi bersih ini, diharapkan seluruh rangkaian Vigili Natal dan Natal Pagi dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana. Panitia dan para petugas terus mempersiapkan diri dengan penuh kesungguhan, sembari menyerahkan seluruh proses kepada penyertaan Tuhan.

Semoga pada waktunya nanti, perayaan Natal 2025 dapat berlangsung dengan baik, membawa sukacita, damai, dan harapan bagi seluruh umat.

Pedoman Penggunaan Dana Sosial Stasi Maguwo: Wujud Gereja yang Transparan dan Berbelarasa


Dalam semangat menghadirkan Gereja yang peduli, berbelarasa, dan bertanggung jawab, Stasi Maria Bunda Allah Maguwo memiliki Pedoman Teknis Pelaksanaan Pengelolaan Dana Sosial Stasi sebagai acuan bersama dalam menghimpun, mengelola, dan memanfaatkan dana sosial umat. Pedoman ini ditetapkan pada 1 Maret 2025 dan disusun selaras dengan kebijakan Keuskupan Agung Semarang, khususnya Pedoman Pengelolaan Dana Sosial Paroki.

Pedoman ini menjadi pegangan penting agar seluruh dana sosial benar-benar digunakan tepat sasaran, tepat guna, transparan, dan akuntabel, serta sungguh menyentuh umat yang membutuhkan.


Dana Sosial sebagai Wujud Iman yang Nyata

Dana sosial bukan sekadar dana bantuan, tetapi merupakan harta benda Gereja yang diperuntukkan bagi karya amal kasih dan pemberdayaan. Melalui dana sosial, Gereja menampakkan jati dirinya sebagai komunitas yang hadir bagi kaum kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD).

Pedoman ini menegaskan bahwa Dana Sosial Stasi Maguwo digunakan untuk karya:

  • Karitatif (bantuan langsung), dan
  • Pemberdayaan (mendorong kemandirian dan keberlanjutan).

Semua pengelolaan dana dilandasi spiritualitas belas kasih, meneladani Gereja Perdana dan semangat Yesus Kristus sebagai Gembala yang Baik.


Jenis-Jenis Dana Sosial Stasi Maguwo

Pedoman ini mengatur beberapa jenis dana sosial yang dikelola oleh Stasi Maguwo, antara lain:

  • Dana Papa Miskin (Danpamis)
  • Dana Pendidikan
  • Dana Bantuan Kesehatan
  • Dana Seminari
  • Dana Aksi Puasa Pembangunan (APP) Stasi
  • Dana Kematian (Prolenan)
  • Dana Bencana

Setiap jenis dana memiliki tujuan, sumber, dan mekanisme penggunaan yang jelas agar tidak terjadi tumpang tindih maupun penyalahgunaan.


Pengelola dan Prinsip Tata Kelola

Pengelolaan Dana Sosial Stasi dilakukan oleh Panitia Pengelola Dana Sosial Stasi yang berada di bawah koordinasi Bidang Pelayanan Kemasyarakatan. Pengelola wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara berkala kepada Dewan Pastoral Stasi.

Prinsip utama pengelolaan dana sosial meliputi:

  • Keadilan dan cinta kasih Kristiani
  • Transparansi dan akuntabilitas
  • Kesesuaian dengan tujuan pemberi (intentio dantis)
  • Manfaat nyata bagi penerima bantuan

Dengan prinsip ini, umat diharapkan semakin percaya bahwa dana yang mereka persembahkan sungguh dikelola secara bertanggung jawab.


Mekanisme Pengajuan dan Pencairan Dana

Pedoman ini juga menjelaskan secara rinci mekanisme pengajuan bantuan, mulai dari pengisian formulir, verifikasi oleh Ketua Lingkungan dan Tim Pelayanan Sosial Ekonomi Lingkungan, hingga persetujuan Pastor Paroki.

Prosedur yang jelas ini bertujuan agar:

  • bantuan benar-benar diterima oleh yang membutuhkan,
  • prosesnya adil dan terbuka,
  • serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan pastoral.

Mengajak Umat Terlibat dalam Karya Kasih

Melalui pedoman ini, Stasi Maria Bunda Allah Maguwo mengajak seluruh umat untuk tidak ragu terlibat dalam karya amal kasih Gereja. Dana sosial bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi tentang menghidupi iman melalui solidaritas dan kepedulian nyata.

Semoga pedoman ini membantu seluruh pengurus dan umat untuk bersama-sama menghadirkan Gereja yang semakin berbelarasa, terpercaya, dan menjadi berkat bagi sesama.

Cek Kesehatan Berkala: Wujud Kepedulian GMBA bagi Kesehatan Umat


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan umat, Gereja St. Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo kembali mengadakan kegiatan cek kesehatan rutin tiga bulanan pada Minggu, 14 Desember 2025, yang dilaksanakan di Gazebo GMBA. Kegiatan ini digerakkan oleh Bidang Kemasyarakatan, khususnya Tim Pelayanan Kesehatan GMBA, sebagai bagian dari upaya nyata Gereja dalam mendampingi umat secara utuh—baik rohani maupun jasmani.

Kegiatan cek kesehatan ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat sambutan yang sangat baik dari umat.


Kolaborasi Tenaga Medis GMBA dan Panti Rapih

Pelaksanaan kegiatan ini dimotori oleh tenaga kesehatan internal GMBA, yang terdiri dari:

  • 2 dokter,
  • 10 tenaga kesehatan dari GMBA.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Panti Rapih, dengan keterlibatan:

  • 1 dokter,
  • 5 tenaga analis.

Kolaborasi ini memungkinkan pelayanan kesehatan diberikan secara profesional dan menyeluruh kepada umat.


Jenis Pemeriksaan Kesehatan

Dalam kegiatan ini, umat mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa:

  • Gula darah,
  • Kolesterol,
  • Asam urat.
  • cek tekanan darah dan berat badan
  • konsultasi dokter

Pemeriksaan ini menjadi langkah penting dalam deteksi dini serta pemantauan kondisi kesehatan umat secara berkala.


Dukungan Perlengkapan Medis

Kelancaran kegiatan juga didukung oleh bantuan perlengkapan medis berupa:

  • 100 stik gula darah dari Tim Analis Panti Rapih,
  • 100 stik asam urat dari KF,
  • 50 stik kolesterol dari KF.

Bantuan ini memungkinkan pelayanan kesehatan menjangkau lebih banyak peserta.


Antusiasme Umat

Sebanyak 76 umat mengikuti kegiatan cek kesehatan ini. Antusiasme terlihat dari kehadiran umat sejak pagi serta keterlibatan aktif selama pemeriksaan berlangsung. Selain mendapatkan hasil pemeriksaan, umat juga menerima penjelasan singkat dan edukasi kesehatan dari tenaga medis.


Gereja Hadir untuk Kesehatan Umat

Melalui kegiatan cek kesehatan rutin yang dilaksanakan di Gazebo GMBA ini, Gereja menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan peduli terhadap kesejahteraan umat. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi sarana pendampingan kesehatan yang bermanfaat bagi seluruh umat.

Terima kasih kepada seluruh tenaga medis, relawan, dan pihak pendukung yang telah ambil bagian dalam kegiatan ini. Semoga pelayanan ini menjadi berkat bagi banyak orang.