Pada hari Minggu, 16 Februari 2025, umat lingkungan Antonius melaksanakan kegiatan Ziarek Yubelium ke beberapa lokasi rohani. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh 54 peserta yang menggunakan mobil pribadi sebagai sarana transportasi.
Adapun tujuan ziarek kali ini meliputi Makam Romo Sanjaya di Muntilan, Taman Doa Imatuka di Sumber, dan Kampung Ulam Resto di Magelang. Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang ziarah dan refleksi spiritual, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarumat.
Sesampainya di Makam Romo Sanjaya, peserta mengadakan doa bersama untuk menghormati dan mengenang jasa beliau. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Taman Doa Imatuka di mana umat diberikan kesempatan untuk berdoa pribadi dan melakukan refleksi rohani. Suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan menambah nilai spiritual dalam perjalanan ini.
Sebagai bagian dari kebersamaan, kegiatan ditutup dengan makan siang dan sesi ramah tamah di Kampung Ulam Resto, Magelang. Selain menikmati hidangan, peserta juga mengikuti berbagai games yang menambah keceriaan dan memperkuat hubungan satu sama lain.
Melalui kegiatan ini, diharapkan umat semakin dikuatkan dalam iman serta semakin erat dalam persaudaraan dan kebersamaan dalam komunitas lingkungan Antonius.
Pada hari Senin, 25 Februari 2025, telah dilaksanakan sembahyangan rutin sekaligus penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan Ziarek Yubelium 2025. Acara ini berlangsung di rumah keluarga Thomas Muryanto dan dipimpin oleh Ibu Aniek selaku prodiakon dari lingkungan Antonius. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 20 orang umat yang tergabung dalam lingkungan tersebut.
Usai sembahyangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan LPJ kegiatan Ziarek Yubelium 2025. Dalam kesempatan ini, panitia penyelenggara menyampaikan laporan terkait seluruh rangkaian kegiatan ziarek yang telah berlangsung, termasuk pertanggungjawaban dana yang digunakan. Laporan tersebut diterima dengan baik oleh umat yang hadir, dan mereka mengapresiasi transparansi serta kerja keras panitia dalam mengelola kegiatan ini.
Pada tanggal 13 Februari 2025, lingkungan St. Antonius melaksanakan sembayangan rutin di rumah Bapak Yani Ismono. Acara ini dihadiri oleh 30 umat yang terdiri dari para warga lingkungan St. Antonius. Sembayangan dimulai pukul 19.00 WIB dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Bapak Satria.
Dalam suasana yang khusyuk, umat bersama-sama mendarasikan doa pembuka dan dilanjutkan dengan pembacaan kitab suci dan renungan. Setelah sesi renungan, umat bersama-sama menyampaikan doa permohonan dan ucapan syukur. Setiap umat diberikan kesempatan untuk menyampaikan doa pribadinya. Doa bersama ini menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Selesai doa, acara dilanjutkan dengan persiapan ziarek hari Minggu 16 Februari 2025 dan perkenalan warga baru : bpk. Riyanto dan keluarga.
Pada hari Kamis, 13 Februari 2025, pukul 19.00, umat Lingkungan Santo Petrus kembali mengadakan doa rutin di kediaman Bapak M. Supangat. Dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan, doa ini dihadiri oleh 16 orang yang dengan penuh semangat berkumpul untuk memperkuat iman dan persaudaraan dalam komunitas.
Acara dimulai dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Bpk Heri, diikuti dengan pembacaan Kitab Suci yang memberikan renungan mendalam bagi para peserta. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat sesi sharing dimulai. Para peserta berbagi pengalaman iman dan refleksi hidup, menciptakan hubungan yang lebih erat antarumat. Doa lingkungan ini tidak hanya menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dalam komunitas.
Acara ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah, di mana para peserta menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan oleh tuan rumah. Kebersamaan dalam iman ini diharapkan terus terjaga dan menjadi sumber kekuatan bagi setiap anggota lingkungan Santo Petrus.
Semoga doa rutin ini semakin memperkokoh iman dan persaudaraan umat dalam kehidupan sehari-hari.
Ziarah merupakan sebuah kesempatan bagi kita untuk melepas semua kesibukan harian kita lalu mengambil waktu khusus di tempat tertentu untuk semakin mendekat kepada Tuhan.
Umat katholik biasanya mengadakan ziarah ke gua maria pada bulan Mei atau Oktober. Akan tetapi pada bulan tersebut tempat ziarah ramai didatangi umat, maka kami lingkungan St Gabriel bersepakat untuk melaksanakan ziarah sekaligus rekreasi pada bulan Januari 2025.
Kegiatan ini kami laksanakan pada hari Sabtu 18 Januari 2025 dengan tujuan Gua Maria Tritis dan pantai Slili Gunung Kidul. Sebagai ketua panitia yaitu Paulus Haryoko yang mengkoordinir kegiatan tersebut. Jumlah peserta ziarek ini ada 44 orang meliputi orang tua, OMK,remaja dan anak-anak. Untuk transportasi kami menggunakan 1 bus dan 2 mobil. Berangkat dari Sambilegi pada pukul 07.00 WIB sampai di Gua Maria Tritis pukul 09.30 WIB. Kegiatan pertama di sana yaitu rosario bersama dilanjutkan dengan permainan, doorprize dan makan siang. Kami semua sangat menikmati acara tersebut hingga tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB dan kami segera melanjutkan perjalanan ke Pantai Slili. Sesampai di pantai Slili acara bebas sampai pukul 15.00 WIB. Ada anak-anak yang bermain air, bermain pasir, menikmati indahnya pantai. Pada pukul 15.30 WIB melakukan perjalanan pulang dan sampai di Sambilegi pukul 17.30 WIB.
Kegiatan ziarah dan rekreasi ini sangat berkesan bagi para peserta dan diharapkan semakin mempererat hubungan antar umat dan memperkuat iman.
Pada tanggal 24 Januari 2025, Lingkungan Santo Stefanus menyelenggarakan Ibadat Sabda yang penuh makna di rumah Ibu Emerentiana Sri Daruningsih. Acara ini dipimpin oleh Bapak Yohanes Sudiharto dan dihadiri oleh 17 orang warga lingkungan Santo Stefanus. Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, para peserta mengikuti rangkaian ibadat dengan khusyuk. Doa dan refleksi yang dipanjatkan selama ibadat mengangkat intensi untuk keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan semua warga lingkungan Santo Stefanus. Suasana kekeluargaan terasa begitu hangat, mencerminkan kebersamaan dan semangat saling mendukung yang menjadi nilai inti komunitas. Pemilihan rumah Ibu Emerentiana Sri Daruningsih sebagai tempat ibadat memberikan nuansa yang hangat dan intim, mendukung terlaksananya ibadat yang khidmat dan penuh doa. Bapak Yohanes Sudiharto sebagai pemimpin ibadat memberikan pesan-pesan inspiratif yang meneguhkan semangat iman warga. Partisipasi aktif dari warga lingkungan menjadi salah satu aspek yang membuat ibadat ini berlangsung dengan baik. Kehadiran 17 orang yang turut serta dalam ibadat menjadi wujud nyata komitmen komunitas untuk terus mempererat hubungan spiritual dan sosial antarwarga. Ibadat Sabda ini tidak hanya menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan tetapi juga menjadi momen refleksi bersama untuk memohon berkat bagi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan lingkungan Santo Stefanus. Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, diharapkan pertemuan-pertemuan seperti ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat spiritual bagi seluruh warga lingkungan. Semoga doa-doa yang telah dipanjatkan dalam Ibadat Sabda ini menjadi kekuatan dan perlindungan bagi seluruh warga Lingkungan Santo Stefanus sepanjang tahun 2025.
Semangat Adven menggugah komitmen Lingkungan St. Clara untuk merayakan iman dalam kebersamaan dan pengharapan. Sebagai bentuk implementasi dari komitmen Adven Natal, pada Senin, 27 Januari 2025 Lingkungan St. Clara mewujudkan rasa syukur atas pengharapan iman dengan mengadakan anjangsana ke Panti Werdha St. Monika LKS LU Santa Monika Yayasan Brayat Pinuji di Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo. Lingkungan St. Clara hendak berbagi kasih dan kebahagiaan bersama para lansia sekaligus mempererat tali persaudaraan dalam semangat solidaritas dan pelayanan.
Lingkungan St. Clara dengan semangat bertolak menuju Kulon Progo bersama-sama menggunakan armada 6 mobil dan 1 pick up. Setibanya di Panti Werdha St. Monika, Lingkungan St. Clara disambut dengan hangat oleh pengelola Panti Werdha St. Monika, Sr. M. Florentine, OSF. Bapak Rinto, selaku ketua lingkungan, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini, diikuti dengan doa untuk mengucap syukur serta nyanyian untuk menciptakan suasana hangat nan penuh harapan. Umat lingkungan berinteraksi dengan para lansia dengan berbagi cerita, canda tawa, serta memberikan dukungan moral dan spiritual. Tak lupa, umat lingkungan turut berjoget bersama untuk menambah keceriaan dan semangat para lansia.
Sebagai bagian dari kebersamaan, diadakan sesi hiburan dipandu oleh Ibu Woro dan Ibu Amy yang melibatkan para lansia dalam berbagai aktivitas seperti membaca puisi, bernyanyi sambil berjoget, menjawab kuis, atau berbagi kisah hidup mereka. Para lansia yang berani unjuk gigi mendapatkan hadiah dari umat Lingkungan St. Clara sebagai bentuk apresiasi dan kegembiraan bersama. Meskipun sederhana, kebersamaan ini sangat menyentuh para lansia dan menggugah semangat hidup dalam Kristus. Pada akhir acara, Lingkungan St. Clara tak lupa menyerahkan tanda cinta kasih dan solidaritas misi berupa bahan makanan, kebutuhan mandi dan cuci, serta dana dukungan bagi panti sebagai wujud kepedulian terhadap para penghuni panti. Kegiatan kunjungan di Panti Werdha St. Monika ditutup dengan menyanyikan lagu “Mama”, suasana penuh haru dan hangat menjadi penutup kegiatan yang sangat indah.
Setelah kunjungan ke Panti Werdha, rombongan Lingkungan St. Clara melanjutkan perjalanan rohani dengan mengunjungi Gua Maria Jatiningsih untuk berdoa dan merenungkan kasih Tuhan. St. Clara berdoa rosario bersama dan dilanjutkan dengan makan bersama di Gua Maria Jatiningsih. Umat Lingkungan St. Clara juga mengunjungi Gua Maria Jurang Metes untuk menyapa Maria dan menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi kasih, tetapi juga memperkuat iman serta kebersamaan antarumat dalam lingkungan St. Clara. Anak-anak, OMK, dewasa, hingga lansia di Lingkungan St. Clara berdinamika dan bergembira bersama dalam kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan ini terus terjaga dalam setiap langkah hidup kita.
Pada Jumat, 31 Januari 2025, telah dilaksanakan Misa Memule untuk memperingati satu tahun berpulangnya Ibu R. Ngt Elizabeth Soeryaningsih. Misa ini dipersembahkan secara khusyuk oleh Romo Yos Bintoro Pr dan Romo V. Indra Sanjaya Pr di Perum Kadisoka Asri Blok M-3, Kadisoka. Sekitar 90 umat hadir dalam perayaan ini, yang berasal dari berbagai lingkungan, yaitu Stefanus, Gregorius, Bartolomeus, dan Antonius.
Misa dimulai pada pukul 18.00 WIB dengan suasana penuh kekhidmatan. Umat yang hadir menyatu dalam doa dan lagu-lagu pujian, menciptakan suasana yang penuh kasih dan harapan. Dalam homilinya, Romo Indra Sanjaya Pr Pr mengingatkan pentingnya mengenang dan mendoakan jiwa orang yang telah berpulang. Beliau menekankan bahwa peringatan seperti ini bukan hanya sebagai bentuk kasih sayang kepada almarhumah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk merenungkan makna hidup dan kematian dalam terang iman Kristiani.
Romo Yos Bintoro Pr melanjutkan dengan doa khusus untuk Ibu R. Ngt Elizabeth Soeryaningsih. Beliau mengajak seluruh umat untuk terus mendoakan arwah beliau agar mendapatkan tempat yang damai di sisi Tuhan. Momen ini menjadi saat yang penuh haru, di mana banyak umat terlihat menundukkan kepala dengan doa tulus.
Perayaan misa ini ditutup dengan berkat penutup dan doa bersama yang dipimpin oleh kedua romo. Setelah misa, umat berkesempatan untuk bersilaturahmi dan saling menguatkan dalam suasana kekeluargaan. Kehadiran para umat dari berbagai lingkungan menunjukkan solidaritas dan cinta kasih yang mendalam dalam komunitas Gereja.
Acara ini tidak hanya menjadi momen peringatan bagi keluarga almarhumah, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai-nilai kebersamaan, iman, dan kasih yang terus hidup dalam komunitas umat beriman. Semoga doa dan peringatan ini membawa ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan serta damai abadi bagi jiwa Ibu R. Ngt Elizabeth Soeryaningsih. Tuhan memberkati.
Pada tanggal 10 Januari 2025, lingkungan Santa Monica kembali mengadakan ibadah rutin untuk merayakan awal tahun baru. Ibadah yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan ini bertempat di kediaman Pak Saman, yang kali ini dipilih sebagai lokasi acara. Ibadah ini dipimpin oleh Prodiakon Bu Sugiyono, yang memberikan khotbah yang penuh makna dan menginspirasi bagi seluruh jemaat yang hadir.
Ibadah dimulai dengan penuh khidmat, dengan umat yang datang dengan semangat untuk memulai tahun 2025 dengan doa dan harapan yang lebih baik. Prodiakon Bu Sugiyono mengajak umat untuk merefleksikan perjalanan hidup sepanjang tahun lalu dan menyongsong tahun baru dengan hati yang penuh syukur dan semangat baru. Khotbah yang disampaikan menggugah, menyentuh hati setiap orang yang hadir, mengingatkan kita akan pentingnya hidup dalam kasih dan kebersamaan, serta terus berupaya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Suasana ibadah berlangsung lancar dan penuh khidmat, dengan partisipasi aktif dari umat yang menyanyikan puji-pujian dan mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh perhatian. Meskipun cuaca yang cukup panas, tidak mengurangi semangat umat untuk mengikuti ibadah ini dengan penuh sukacita.
Setelah ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan perayaan kebersamaan di rumah Pak Saman. Di tengah-tengah suasana yang hangat dan penuh tawa, panitia menyediakan suguhan yang menggugah selera: teh manis hangat, tahu isi yang renyah, dan opor ayam yang lezat. Semua hidangan tersebut menambah rasa syukur dan kebersamaan di antara umat, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.
Kegiatan ibadah ini tidak hanya menjadi sarana untuk merayakan awal tahun baru, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan menjalin keakraban antar sesama anggota lingkungan Santa Monica. Semangat kebersamaan yang terjalin selama acara ini semakin mempererat hubungan umat, dan menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani tahun 2025 dengan lebih penuh kasih dan semangat.
Dengan lancarnya ibadah dan suasana kebersamaan yang tercipta, harapan besar pun muncul: semoga tahun 2025 menjadi tahun yang penuh berkat, kedamaian, dan kasih yang melimpah bagi setiap anggota lingkungan Santa Monica. Semoga kegiatan ibadah rutin ini terus menginspirasi dan memperkuat iman kita, serta membawa berkat bagi kehidupan pribadi dan bersama.
Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, terutama kepada Pak Saman sebagai tuan rumah dan Bu Sugiyono sebagai pemimpin ibadah. Semoga Tuhan memberkati setiap langkah kita di tahun yang baru ini.
Sampai bertemu di ibadah-ibadah rutin lainnya yang penuh berkat dan kebersamaan!
Perayaan Natal Lingkungan Santa Elisabeth – 9 Januari 2025 Dipandu oleh Ibu Maria Verawati
Pada tanggal 9 Januari 2025, lingkungan Santa Elisabeth mengadakan perayaan Natal yang penuh kebahagiaan dan kehangatan, bertempat di rumah Bapak Agus. Perayaan yang dihadiri oleh sekitar 40 orang, termasuk 7 anak-anak, ini menjadi kesempatan berharga bagi umat untuk berkumpul, berbagi sukacita, dan mempererat tali persaudaraan dalam semangat Natal. Ibu Maria Verawati dengan penuh kasih memandu jalannya acara yang berlangsung dengan penuh keceriaan.
Momen Doa Bersama
Acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Maria Verawati. Dalam doanya, Ibu Maria mengajak umat untuk merenungkan makna kelahiran Yesus sebagai sumber kedamaian dan kasih bagi umat manusia.
Doa bersama diakhiri dengan harapan agar setiap orang yang hadir semakin diberkati, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun pelayanan mereka di tengah masyarakat. Suasana khusyuk ini membuat setiap orang merasa lebih dekat satu sama lain, serta dengan Tuhan yang menjadi pusat dari perayaan Natal tersebut.
Tukar Kado: Merayakan Kebersamaan
Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan kegiatan yang selalu dinantikan: tukar kado. Setiap anggota lingkungan membawa hadiah yang akan ditukar secara acak, menciptakan suasana penuh kegembiraan dan tawa. Kado-kado yang dibawa sangat beragam, mulai dari barang-barang kecil yang lucu hingga barang-barang praktis yang berguna, semuanya diserahkan dengan penuh kegembiraan dan semangat Natal.
Tukar kado bukan hanya sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga melambangkan pemberian diri yang tulus dan berbagi kebahagiaan. Kegiatan ini mengingatkan umat bahwa dalam perayaan Natal, memberi kepada sesama adalah salah satu inti dari semangat kasih yang diajarkan oleh Yesus.
Pembagian Hadiah untuk Anak-Anak
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pembagian hadiah untuk anak-anak. Tujuh anak yang hadir pada perayaan Natal ini menerima hadiah yang penuh kasih dari lingkungan Santa Elisabeth. Pembagian hadiah ini bukan hanya untuk menyenankan anak-anak, tetapi juga sebagai simbol harapan bagi generasi penerus gereja, agar mereka dapat tumbuh dalam iman dan kasih Tuhan.
Suasana semakin meriah saat anak-anak membuka hadiah mereka, dengan wajah yang berseri-seri penuh kegembiraan. Ini adalah momen yang menghangatkan hati setiap orang yang hadir, memperlihatkan betapa indahnya kebersamaan dalam berbagi kasih.
Suasana Kehangatan Natal
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan penuh sukacita, ditambah dengan hidangan sederhana. Suasana kekeluargaan sangat terasa, karena setiap orang merasa seperti bagian dari satu keluarga besar. Tertawa bersama, berbagi cerita, dan saling memberikan semangat adalah bagian tak terpisahkan dari perayaan Natal ini.
Perayaan Natal lingkungan Santa Elisabeth ini menjadi lebih dari sekadar sebuah acara tradisional. Ia menjadi momen untuk mempererat hubungan antar umat, memperkuat rasa persaudaraan, dan berbagi kasih kepada sesama. Meskipun Natal sudah lewat, semangat Natal yang penuh kasih, damai, dan kebersamaan tetap terus terpatri dalam hati setiap orang yang hadir.
Penutupan
Acara perayaan Natal ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Ibu Maria Verawati. Dalam doanya, beliau mengucap syukur atas segala berkat yang telah diterima dan memohon agar kasih Natal senantiasa hadir dalam setiap kehidupan umat lingkungan Santa Elisabeth. Acara diakhiri dengan berkat penutup oleh prodiakon lingkungan.
HiHello 👋, welcome to Gereja Maria Bunda Allah - Paroki Administratif Maguwo