Ucapan Terima Kasih atas Dukungan untuk Pelayanan KOMSOS GMBA


Dewan Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo, melalui Tim Pelayanan Komunikasi Sosial (KOMSOS), menyampaikan ungkapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Christina Indrawati, umat dari Lingkungan St. Petrus, atas kebaikan hati dan ketulusannya dalam memberikan sumbangan berupa satu unit kamera untuk mendukung pelayanan KOMSOS GMBA.

Sumbangan ini bukan hanya sekadar sebuah alat, tetapi merupakan simbol kepedulian dan dukungan nyata dari umat terhadap pelayanan komunikasi di Stasi GMBA. Kamera ini akan menjadi sarana yang sangat berharga bagi tim KOMSOS dalam mendokumentasikan kegiatan gereja, menyebarkan informasi, serta menghadirkan wajah Gereja yang hidup, aktif, dan penuh kasih kepada umat dan masyarakat luas.

Di tengah semangat pelayanan yang terus tumbuh, sumbangan ini menjadi penyemangat baru bagi seluruh tim KOMSOS. Ini menjadi pengingat bahwa setiap bentuk dukungan, sekecil apapun, memiliki makna besar dalam membangun pelayanan bersama. Kebaikan hati Ibu Christina menjadi inspirasi dan contoh nyata bagaimana umat dapat ambil bagian dalam karya pewartaan Gereja melalui talenta dan sumber daya yang dimiliki.

Semoga kebaikan Ibu Christina dibalas berlipat ganda oleh Tuhan, dan kamera ini membawa manfaat besar bagi perkembangan pelayanan komunikasi di Stasi GMBA. Kiranya semangat dan kasih yang terpancar dari setiap karya pelayanan KOMSOS menjadi berkat bagi banyak orang.

Pesta Nama Lingkungan St. Antonius Meriah di Warung Eyup Cangkringan


Suasana penuh kekeluargaan dan sukacita mewarnai Pesta Nama Lingkungan St. Antonius yang diselenggarakan di Warung Eyup, Cangkringan, pada hari Minggu, 13 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 45 umat dari Lingkungan St. Antonius, yang berkumpul untuk mengenang dan meneladani kehidupan serta karya St. Antonius.

Kegiatan diawali dengan pemaparan singkat mengenai sejarah dan teladan hidup St. Antonius, yang dikenal sebagai pelindung orang miskin dan pencari barang hilang. Pemaparan ini mengajak umat untuk lebih mengenal sosok kudus yang menjadi pelindung lingkungan mereka, serta menginspirasi untuk hidup dalam kesederhanaan dan kepedulian terhadap sesama.

Momen istimewa terjadi saat lingkungan memberikan kenang-kenangan kepada tiga anak yang beberapa waktu lalu menerima Komuni Pertama. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis sebagai bentuk dukungan dan kasih dari lingkungan kepada anak-anak dalam perjalanan iman mereka.

Sebagai penutup, seluruh umat bersama-sama menyanyikan Hymne Lingkungan St. Antonius dalam suasana yang khidmat namun penuh semangat. Lagu ini menjadi ungkapan syukur dan kebanggaan akan identitas lingkungan yang bernaung di bawah perlindungan St. Antonius.

Video Hymne Lingkungan St. Antonius dapat disaksikan melalui tautan berikut:
https://youtu.be/IFu4-tJlvRo?si=OGujxTwmf7rXOmOg


KOMSOS GMBA siap melayani

KOMSOS stasi maguwo sebagai salah satu ujung tombak penyedia media komunikasi dan pemberitaan berbagai macam kegiatan gereja mendapat tantangan tidak mudah ke depannya. Gereja masa depan yang mengarah pada pemanfaatan media sosial masif sebagai sarana pewartaan, di mana bidang media sosial ini menjadi magnet besar kaum muda, mendapat banyak tantangan besar terkait partisipasi kaum muda, keinginan meluangkan waktu melayani, sekaligus bisa berprestasi. Agenda pertemuan tim komsos inti stasi, fokus membicarakan hasil dari pertemuan akbar komsos se kevikepan timur, penjadwalan kegiatan peliputan jelang akhir tahun, konsolidasi persiapan misa penerimaan sakramen krisma, serta juga rencana kegiatan gathering akhir tahun komsos sendiri.

Bertempat di Ring In warkop maguwo, para sahabat komsos (galang, jingga, adi, kaka, lintang) berdiskusi dengan aktif dan nyantae terkait isue dan program pelayanan gereja. Menjaga agar tetap konsisten dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan bersama.

Sarasehan Keamanan Gereja Katolik DIY: Pilar Kenyamanan dalam Beribadah


Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kenyamanan umat dalam beribadah, Gereja Katolik se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar sebuah sarasehan bertema “Keamanan Gereja sebagai Pilar Kenyamanan dalam Beribadah”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 13 Juli 2025, bertempat di Gereja Santa Maria Bunda Allah, Stasi Maguwo.

Sarasehan ini menghadirkan Bapak Antonius Sumaryanto sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan pentingnya memandang keamanan bukan hanya sebagai tugas fisik, tetapi sebagai bentuk pelayanan pastoral yang mendukung suasana doa, kedamaian, dan keterbukaan dalam Gereja.

Sebanyak 15 perwakilan tim keamanan dari berbagai paroki di wilayah DIY hadir sebagai peserta inti, namun antusiasme yang tinggi membuat total peserta yang hadir mencapai 32 orang. Hal ini menunjukkan bahwa isu keamanan dalam lingkungan Gereja mendapat perhatian serius dari banyak pihak.

Salah satu hasil penting dari sarasehan ini adalah pemahaman bersama mengenai perlunya membangun sinergi keamanan yang tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dibingkai dalam suatu sistem keamanan yang terpadu dan saling mendukung antar paroki di wilayah DIY.

Dengan diadakannya sarasehan ini, diharapkan akan terbentuk sebuah jaringan komunikasi dan koordinasi antar tim keamanan Gereja, sehingga setiap umat yang datang beribadah dapat merasa lebih aman, nyaman, dan dilindungi.

Acara ini menjadi langkah awal yang sangat berarti untuk menjadikan keamanan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan menggereja, yang tidak hanya menjaga fisik, tetapi juga melindungi suasana rohani umat Allah.

Hasil dokumentasi dapat menghubungi administrasi melalui email sebagai berikut : gmbamaguwo@gmail.com

A Precious Jewel of the Church: Birgitta Valent Reynanda Putri

God continues to grace His Church with exceptional young people—those who not only excel academically but also shine through their faith, service, and character. One of the brightest gems to emerge from the community is Birgitta Valent Reynanda Putri, lovingly known as Valent, a proud daughter of St. Gabriel Community, Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo.

Born in Sleman on March 8, 2009, Valent has consistently displayed brilliance from an early age. Her intelligence, leadership, creativity, and perseverance make her not only a pride to her family and school, but also to the faith community she actively serves.

As an Altar Server, active member of OMK, Lector, and a young singer-musician in GMBA (PMG) , Valent places service at the heart of her identity. Amidst the demands of school and scientific competitions, she faithfully serves at the altar, offers her voice in worship, and brings the liturgy to life through music.

In academics, her accomplishments are simply outstanding. Valent represents what it means to be a Catholic student of integrity—pursuing knowledge with excellence, while remaining rooted in values of faith and humility. Here are some of her remarkable achievements:

SD Kanisius Kadirojo:

  • 1st Place – District Science Olympiad (OSN)
  • Top 7 – Regency Level OSN (Science)
  • Top 14 – Provincial OSN Finalist
  • Highest ASPD Score in the District

SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta:

  • Student Council President (2023/2024)
  • 1st Place – Museum Quiz (City Level)
  • Runner-up – Museum Quiz (Provincial Level)
  • Finalist – National OPSI 2023, Applied Physics
  • Finalist – OPSI City Level, Applied Physics
  • Consistent Class Top Performer
  • Best Graduation Certificate
  • Highest Final Exam Score in School

SMA Negeri 8 Yogyakarta:

  • Honorable Mention – NASFIA 2024 (National Science Fair for Indonesian Adolescents)
  • Honorable Mention – Youth Researcher Competition, DIY Province 2024
  • Representative of Indonesia at the international Junior School Researchers Event – SISTEMIC (Singapore International STEM Innovation Challenge), Singapore 2025

Valent is living testimony that intelligence is a blessing, service is a calling, and humility is true strength. She inspires not only her classmates, but also her faith community at Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo.

May she continue to grow in wisdom, faith, and grace, and may her light shine ever brighter—reminding us all that God works through those who are willing to serve with love, talent, and a sincere heart.


Serving God, Excelling in the World: Heinrich “Ricky” Ciando, a Young Karate Champion from Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo

In the midst of a rapidly changing world and the many challenges faced by today’s youth, God continues to call and send young people to be the light in their communities. One such figure is Heinrich Zanker Bonnie Ciando, affectionately known as Ricky, a proud son of the St. Clara Community, Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo. Born in Semarang on June 15, 2008, Ricky is a shining example of how faith and achievement can walk hand in hand, strengthening and uplifting one another.

Ricky is not only a black belt karate athlete who has brought pride to his region through a series of impressive victories. He is also a devoted servant in the Church, actively participating as an Altar Server, a member of the Catholic Youth (OMK), and a musician in the Church Pemusik Muda GMBA (PMG). Despite his rigorous training schedule and academic responsibilities as a student at SMA Negeri 1 Depok, Ricky faithfully puts his service to God and the Church at the center of his life.

His passion for ministry mirrors his determination on the competition mat. For Ricky, every moment of serving at the altar or playing music at Mass is a form of spiritual discipline—one that shapes humility, perseverance, and a heart that cares deeply for others. His accomplishments are not only achievements of the body, but also of the soul.

Here are Ricky’s recent accolades in the world of karate:

3rd Place, Individual Kumite -68 kg (Male)DIY POPDA, May 22, 2025

1st Place, Individual Kata (Junior Male)Kejurkab FORKI Sleman, July 7, 2024

3rd Place, Individual Kata (Junior Male)POLTEKES Kemenkes Yogyakarta Cup, October 5–6, 2024

3rd Place, Individual Kata (Junior Male)Yogyakarta WTA Open Karate Championship, Ministry of Youth and Sports, December 27–29, 2024

2nd Place, Individual Kata (Junior Male)Kejurda FORKI DIY, February 26–27, 2025

3rd Place, Individual Kumite -68 kg (Junior Male)Kejurda FORKI DIY, February 26–27, 2025


Behind every medal and victory lies a stream of prayer from the altar, the support of the Stasi community, and the unshakable spirit of a young Catholic man who refuses to give up. Ricky is living proof that being an athlete does not mean distancing oneself from the Church—on the contrary, it becomes a powerful witness to God’s glory through the talents He has given.

May Ricky continue to grow in love, faith, and excellence, inspiring other young people at Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo and beyond, and reminding us all that God works powerfully through the youth who are faithful, humble, and willing to serve.

And there’s more—Ricky is also a talented musician who especially loves playing the piano. It’s not just a hobby for him; it’s a gift.

His ability to express beauty and harmony through music is just another way he glorifies God and inspires others. Whether on the mat or behind the keyboard, Ricky excels with grace, passion, and purpose.



Melayani Tuhan, Berprestasi di Dunia: Heinrich “Ricky” Ciando, Karateka Muda dari Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo

Di tengah arus zaman yang kian cepat dan tantangan hidup remaja yang semakin kompleks, Tuhan tetap memanggil dan mengutus anak-anak muda untuk menjadi terang di dunia. Salah satunya adalah Heinrich Zanker Bonnie Ciando, atau yang akrab disapa Ricky, putra dari Lingkungan St. Clara, Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo. Lahir di Semarang, 15 Juni 2008, Ricky adalah teladan nyata bahwa iman dan prestasi dapat berjalan selaras, saling menguatkan, dan saling menyemangati.

Ricky bukan hanya dikenal sebagai seorang karateka pemegang sabuk hitam yang telah mengharumkan nama daerah dalam berbagai kejuaraan bergengsi. Lebih dari itu, ia juga dikenal sebagai pribadi yang aktif melayani di stasi, baik sebagai Putra Altar, anggota Orang Muda Katolik (OMK), maupun pemain musik di kelompok Pemusik Muda GMBA (PMG). Di tengah jadwal latihan yang padat dan tuntutan akademik di SMA Negeri 1 Depok, Ricky tetap setia menempatkan pelayanan sebagai prioritas hidupnya.

Semangatnya dalam melayani tak kalah dengan semangatnya saat bertanding di atas matras. Baginya, setiap pelayanan di altar maupun di komunitas muda adalah bagian dari latihan rohani yang membentuk disiplin, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap sesama. Inilah yang membuat prestasinya tidak hanya membanggakan secara lahiriah, tetapi juga menyentuh secara batiniah.

Berikut deretan prestasi Ricky dalam dunia karate yang patut diacungi jempol:

  • Juara 1 Kata Perorangan Junior PutraKejurkab FORKI Sleman, 7 Juli 2024
  • Juara 3 Kata Perorangan Junior PutraPOLTEKES Kemenkes Yogyakarta Cup, 5–6 Oktober 2024
  • Juara 3 Kata Perorangan Junior PutraYogyakarta WTA Open Karate Championship, Piala Kemenpora RI, 27–29 Desember 2024
  • Juara 2 Kata Perorangan Junior PutraKejurda FORKI DIY, 26–27 Februari 2025
  • Juara 3 Komite Perorangan Junior Putra -68 kgKejurda FORKI DIY, 26–27 Februari 2025
  • Juara 3 Komite Perorangan Putra -68 kgPOPDA DIY, 22 Mei 2025

Di balik setiap kemenangan, ada doa-doa yang terucap di altar, ada dukungan dari komunitas stasi, dan ada semangat pantang menyerah dari seorang anak muda Katolik yang tidak hanya ingin menang, tetapi juga hidup dalam terang Kristus.

Semoga Ricky terus bertumbuh dalam kasih, iman, dan prestasi, menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya, serta menjadi berkat bagi Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo dan Gereja secara lebih luas. Ia adalah bukti nyata bahwa Tuhan berkarya melalui kaum muda yang setia, rendah hati, dan mau menyerahkan diri untuk melayani.

Dan tak hanya itu—Ricky juga memiliki bakat luar biasa di bidang musik, terutama dalam memainkan piano. Bukan sekadar suka, ia benar-benar piawai memainkan nada demi nada dengan keindahan yang mengalir dari hati.

Musik bukan hanya hobi baginya, tetapi salah satu cara untuk memuliakan Tuhan dan menyentuh jiwa orang-orang di sekitarnya. Entah saat bertanding di arena karate atau mengalun di balik tuts piano, Ricky selalu menghadirkan semangat, ketulusan, dan kualitas yang menginspirasi.

Sakramen Baptis – Minggu, 6 Juli 2025Gereja St. Maria Bunda Allah, Maguwo

Hari ini, Minggu 6 Juli 2025, menjadi hari yang penuh berkat dan sukacita di Gereja St. Maria Bunda Allah, Maguwo. Dalam suasana liturgi yang khusyuk dan hangat, dua putri kecil menerima Sakramen Baptis—tanda awal perjalanan rohani mereka sebagai anggota penuh dalam Gereja Katolik, serta awal dari hidup baru dalam Kristus.

Perayaan baptisan ini dipimpin oleh Romo Maradiyo. Pr yang dengan penuh kasih membaptis:

Madeline Keyanna Matutina, putri dari pasangan Sebastino Aviant Matutina & Felisia Eva Novalisa

dan


Constantina Kiaraa Dewi, putri dari pasangan Andreas Yogantara Gusta Perdana & Brigidha Ratna Hutami.

Melalui air baptisan yang kudus, Madeline dan Constantina kini telah menerima rahmat keselamatan, diangkat sebagai anak-anak Allah, dan menjadi bagian dari tubuh mistik Kristus. Gereja menyambut mereka dengan penuh cinta sebagai anggota baru dalam komunitas umat beriman.

Baptisan bukan hanya sebuah tradisi atau seremoni, tetapi sebuah sakramen—tanda nyata dari kasih Allah yang melampaui segalanya. Hari ini, kasih itu hadir secara nyata dalam hidup Madeline dan Constantina, yang kini telah dimeteraikan dalam iman yang akan mereka kembangkan bersama keluarga dan Gereja.

Kami bersyukur atas komitmen orang tua yang telah mempersembahkan anak-anak mereka kepada Tuhan, dengan harapan agar kelak mereka bertumbuh menjadi pribadi yang setia, penuh kasih, dan membawa terang di tengah dunia. Semoga kasih dan pengharapan yang terpancar dalam baptisan hari ini menjadi awal dari perjalanan iman yang kokoh, dan hidup mereka selalu diberkati serta dipenuhi rahmat Tuhan.

Selamat datang dalam keluarga besar Gereja Katolik, Madeline dan Constantina. Kami mendoakan agar kalian senantiasa dipelihara dalam kasih Tuhan dan dikelilingi oleh teladan hidup yang baik dari keluarga, para pembimbing rohani, dan komunitas gereja.

link foto :

https://drive.google.com/drive/folders/1_RtGH86Ojkp74Li_4ZIGpQXJrufLYHip


Baptism at St. Mary Mother of God Church

Sacrament of Baptism – Sunday, July 6, 2025
St. Mary Mother of God Church, Maguwo

This Sunday, July 6, 2025, was a day filled with joy, grace, and sacred meaning at St. Mary Mother of God Church in Maguwo. In a solemn and warm liturgical celebration, two precious daughters received the Sacrament of Baptism—the beautiful beginning of their spiritual journey as full members of the Catholic Church, and their new life in Christ.

The baptismal rite was lovingly led by Father Maradiyo, who baptized:

Madeline Keyanna Matutina, daughter of Sebastino Aviant Matutina & Felisia Eva Novalisa


Constantina Kiaraa Dewi, daughter of Andreas Yogantara Gusta Perdana & Brigidha Ratna Hutami.

Through the holy waters of Baptism, Madeline and Constantina have been reborn as children of God, cleansed by grace, and united with the Body of Christ. The Church joyfully welcomes them as new members of our community of faith.

Baptism is not merely a tradition or ritual—it is a sacred sacrament, a visible sign of God’s invisible love and saving grace. Today, that divine love touched the lives of these two little girls in a profound and everlasting way, marking the beginning of a life that will be nurtured in faith, love, and hope.

We are deeply grateful to the parents for their faith and dedication in presenting their daughters to be baptized, trusting in God’s promises and choosing to raise them in the light of the Gospel. May Madeline and Constantina grow into strong and loving individuals, guided by the example of their families and supported by the wider Church community.

Welcome, Madeline and Constantina, to the family of God. May your lives be forever blessed by His presence, protected by His grace, and enriched by the love of all who walk this journey of faith with you.


foto bisa di download di link :

https://drive.google.com/drive/folders/1_RtGH86Ojkp74Li_4ZIGpQXJrufLYHip

“Pertemuan Prodiakon: Menguatkan Semangat, Meneguhkan Panggilan”

Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo

Hari ini, Minggu 6 Juli 2025, Gazebo Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo menjadi tempat yang penuh kehangatan dan semangat pelayanan, saat para prodiakon mengadakan pertemuan rutin bulanan. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi, merefleksikan pelayanan yang telah berjalan, dan menyusun langkah-langkah ke depan demi pelayanan yang lebih mantap.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Koordinator Prodiakon Stasi, Bapak Ignatius Sunaryo, dan dihadiri oleh 18 prodiakon serta 4 suster yang ikut hadir dan memberikan dukungan rohani dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan yang akrab.

Agenda utama mencakup:
Evaluasi tugas-tugas pelayanan prodiakon, baik dalam pelayanan liturgi, kunjungan umat, maupun pelayanan komuni,
Pembahasan program kerja ke depan, dengan fokus pada efektivitas, semangat melayani, dan peningkatan kualitas koordinasi.

Dari diskusi yang terbuka dan penuh semangat, lahirlah berbagai masukan serta peneguhan yang membangun. Hasilnya, program kerja yang disusun menjadi lebih matang dan terarah, serta tekad bersama untuk menjadikan pelayanan prodiakon di Stasi Maguwo semakin kuat, terstruktur, dan penuh kasih.

Semoga pertemuan hari ini menjadi penguat semangat dan kesetiaan dalam pelayanan, serta menjadi wujud nyata dari iman yang bekerja dalam kasih.


St. Mary Mother of God Station, Maguwo

Today, Sunday, July 6, 2025, the gazebo of St. Mary Mother of God Church in Maguwo served as a peaceful and spirit-filled setting for the monthly meeting of Eucharistic Ministers—a moment to reflect, coordinate, and renew their commitment to ministry.

The meeting was led by Mr. Ignatius Sunaryo, Coordinator of the Eucharistic Ministers, and was attended by 18 lay ministers and 4 religious sisters who came to offer support and spiritual presence in a warm, fraternal atmosphere.

The meeting covered two key areas:
Evaluation of recent ministerial duties, including liturgical service, communion distribution, and pastoral visits,
Discussion of future work plans, focused on improving effectiveness, nurturing the heart of service, and building stronger coordination.

Open dialogue and shared reflection led to a clearer, more focused plan for upcoming activities. The group agreed to move forward with renewed spirit—committed to making the ministry in Maguwo more organized, intentional, and filled with compassion.

May today’s gathering strengthen not only the coordination of tasks, but also the spiritual bonds among all who serve—so that their ministry may truly reflect the love and light of Christ.

Rapat Dewan Harian Plus Stasi Maguwo – 5 Juli 2025

Sabtu malam, 5 Juli 2025, di ruang Gazebo Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo menjadi tempat berlangsungnya Rapat Dewan Harian Plus Stasi Maguwo, sebuah pertemuan strategis yang mempertemukan jajaran Dewan Harian, para Ketua Wilayah, serta seluruh Ketua Lingkungan di Stasi Maguwo.

Rapat ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan arah pelayanan dan memperkuat semangat sinergi di antara para penggerak umat. Dalam suasana yang hangat dan penuh keterbukaan, berbagai hal pokok disampaikan secara sistematis oleh masing-masing bidang dan tim kerja.

Agenda utama rapat meliputi:
Pemaparan Program Rutin dan Program Garapan Dewan Harian Stasi Tahun 2025, yang menjadi kerangka besar arah pastoral.
Presentasi Program Kerja dari Enam Bidang Pelayanan:
Liturgi – penguatan partisipasi umat dalam perayaan iman,
Litbang (Penelitian dan Pengembangan) – arah pengembangan pastoral berbasis data,
Rumah Tangga – dukungan logistik dan tata kelola sarana prasarana,
Paguyuban – penguatan komunitas dan relasi umat,
Pewartaan – pelayanan katekese dan komunikasi iman,
Kemasyarakatan – keterlibatan aktif umat dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Salah satu poin penting yang turut dipaparkan adalah buku pedoman pengelolaan dana sosial (Danpamis) yang telah dirancang oleh Bidang Kemasyarakatan, dan telah disetujui oleh Romo Paroki. Buku pedoman ini disusun khusus untuk Stasi Maguwo, sebagai panduan transparan, akuntabel, dan berbasis semangat pelayanan untuk mengelola dana sosial secara bijak.

Tak kalah penting, dalam rapat ini juga disampaikan update terkait penyusunan proposal Master Plan Gereja Stasi Maguwo, yang kini sedang dalam proses untuk dimintakan tanda tangan Bapak Uskup Keuskupan Agung Semarang. Ini menjadi langkah besar dalam merintis pembangunan fasilitas gereja yang lebih representatif dan sesuai kebutuhan umat masa kini dan masa depan.

Sebagai penutup, Dewan Harian juga menginformasikan bahwa GMBA kini telah memiliki website resmi yang aktif dan menarik, sebagai media komunikasi, dokumentasi, dan pewartaan digital. Para Ketua Lingkungan dan Wilayah dimohon untuk ikut aktif menghidupkan konten web melalui partisipasi admin lingkungan, agar informasi kegiatan umat bisa tersampaikan secara luas dan terdokumentasi dengan baik.

Rapat berlangsung dengan lancar, terbuka, dan penuh semangat pelayanan. Semoga setiap butir keputusan dan arahan yang disepakati malam itu menjadi landasan kuat bagi pelayanan Stasi Maguwo yang makin tertata, kolaboratif, dan misioner di tahun-tahun mendatang.


Stasi Maguwo Core Council & Leaders Meeting – July 5, 2025

On the evening of Saturday, July 5, 2025, in the Gazebo of St. Mary Mother of God Church in Maguwo hosted an important gathering: the Core Council Plus Meeting, bringing together the Core Council of the Stasi, Area Coordinators, and all Neighborhood Leaders (Ketua Lingkungan).

This strategic meeting served as a forum for alignment, coordination, and collective reflection, strengthening the sense of unity and shared responsibility among pastoral leaders. The tone of the evening was open, warm, and focused—allowing each sector to share updates and visions for the year ahead.

Key highlights of the meeting included:
A detailed presentation of routine programs and main initiatives by the 2025 Core Council, outlining the pastoral direction for the year.
Program updates from six key pastoral commissions:
Liturgy – enhancing community participation in liturgical life,
Research & Development (Litbang) – fostering data-based growth,
Household Affairs – managing infrastructure and logistics,
Community Life (Paguyuban) – strengthening relationships and togetherness,
Evangelization – catechesis and spiritual communication,
Social Ministry – expanding care and social involvement within and beyond the church.

A particularly meaningful part of the meeting was the introduction of the Danpamis Handbook—a new social fund management guideline, developed specifically for Stasi Maguwo by the Social Ministry team and officially approved by the Parish Priest. This document provides a clear, responsible, and service-oriented framework for handling community-based funds.

The meeting also featured an important update on the ongoing Master Plan proposal for Stasi Maguwo Church, which is now entering the final phase before being submitted for official approval and signature by the Archbishop of Semarang. This milestone reflects the community’s vision to build a more representative, functional, and sacred space for worship and service.

Lastly, participants were encouraged to actively engage with the newly launched official GMBA website, which now serves as a digital home for parish communications, documentation, and evangelization. All local neighborhood leaders are invited to support content creation and share community updates regularly through the platform,ensuring that the vibrancy of parish life is well-documented and widely shared.

The meeting ended on a note of unity, commitment, and shared hope. May every decision and collaboration from this gathering bear fruit for a stronger, more organized, and mission-driven Stasi Maguwo in the years ahead.

“A Step Toward the Future: The Maguwo Church Masterplan Submitted to the Archdiocese”

With gratitude and hope, the Masterplan for the Development of Santa Maria Bunda Allah Church in Maguwo has entered a significant phase: the preparation of an official proposal together with our parish priest, as part of the submission to the Archdiocese of Semarang.

This step marks a new chapter in our long journey as a faith community—one that seeks not only to build a better physical space, but also to reflect our identity as believers, our spirit of unity, and our long-term pastoral vision.

This is more than a construction project. It is the realization of our shared longing for a church that is more alive, more open, and filled with the joy of God’s presence. Behind every line on the blueprint lies a great hope: that our community may continue to grow in fellowship and service.

We extend our deepest thanks to the planning team, our parish leaders, and all members of the community who have offered prayers and support. Please continue to pray with us, that the preparation and approval process may go smoothly, wisely, and in accordance with God’s will.

Together, we are building—not just a church—but the future of our faith.


Dengan penuh syukur dan harapan, Masterplan Pengembangan Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo kini memasuki tahap penting: proses penyusunan proposal resmi bersama Romo Paroki, sebagai bagian dari pengajuan ke Keuskupan Agung Semarang.

Langkah ini menjadi babak baru dalam perjalanan panjang umat Maguwo untuk mewujudkan sebuah tempat ibadah yang tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga mampu mencerminkan jati diri iman, semangat kebersamaan, dan visi pastoral jangka panjang.

Perjalanan ini bukan sekadar proyek bangunan, melainkan wujud nyata dari kerinduan umat untuk memiliki rumah Tuhan yang lebih hidup, terbuka, dan membawa sukacita bagi semua. Di balik garis-garis rancangan dan gambar denah, tersimpan harapan besar akan tumbuhnya komunitas yang semakin kokoh dalam persekutuan dan pelayanan.

Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan umat, tim perencana, dan para pendamping yang setia mengawal proses ini. Kami mohon doa dan restu agar penyusunan proposal ini dapat berjalan lancar, penuh hikmat, dan selaras dengan kehendak Tuhan.

Bersama kita membangun, bukan hanya gereja—tetapi masa depan iman.