Selasa, 18 November 2025 menjadi momen penuh inspirasi bagi Dewan Harian bersama para Kabid Pastoral Stasi Gereja Maria Bunda Allah. Bagaimana tidak, pada hari tersebut, sedang berlangsung Rapat Program Ardas 2026 yang pertama kali. Rapat tersebut bertempat di Sekretariat GMBA. Rapat tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun arah gerak pastoral untuk periode Ardas IX.
Suasana rapat berlangsung penuh ide dan kebersaamaan. Diskusi berputar pada sasaran strategis, prioritas program, strategi pelayanan gereja, serta komitmen bersama untuk mewujudkan visi besar Ardas. Melalui rumusan kali ini, diharapkan dapat mendukung tercapainya visi Ardas dalam mewujudkan jati diri umat Allah sebagai persekutuan paguyuban-paguyuban murid Kristus yang bercirikan semangat sinodalitas, sebagaimana disampaikan oleh Rm. R. Edy Purwanto, Pr. dalam Temu Pastoral Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang diadakan secara daring pada 17 Oktober 2025 silam. Semangat pelayanan dan ide yang membuncah, tak terasa membuat rapat berjalan selama 3 jam.
Meresapi Tagline Ardas KAS 2026-2030

Mengacu pada tagline Ardas KAS 2026-2030: “Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan”, rapat perdana Program Ardas 2026 ini menjadi ruang bersama untuk meresapi semangat sinodalitas. Mungkin terkesan “ruwet” karena banyak ide yang muncul dan kebutuhan yang perlu terlayani, namun justru inilah tanda hidupnya semangat kebersamaan bahwa setiap suara didengar, setiap gagasan dipertimbangkan, dan setiap langkah ditujukan pada kesejahteraan umat dan kemuliaan Allah.
Diskusi berlangsung dinamis yang menyasar 5 butir Ardas untuk tahun 2026. Gagasan dan ide yang dituangkan dimaksudkan untuk merumuskan strategi pelayanan pastoral untuk menghadirkan kebahagiaan iman bagi umat. Selain itu, brainstorming juga dilakukan untuk merancang program yang menginspirasi dan menginisiasi kebersamaan baik secara internal gereja maupun bersama masyarakat sekitar. Tak lupa, diperlukan upaya konkret mewujudkan semangat kebersaamaan dengan kebutuhan nyata umat di Stasi GMBA serta menjalin semangat kasih yang lebih erat antar umat khususnya yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD). Melalui rapat ini, Stasi GMBA menegaskan komitmennya untuk menghidupi tagline Ardas IX 2026-2030 dalam setiap program pelayanan agar berdampak nyata bagi kehidupan umat.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pastoral Stasi GMBA menuju tahun 2026, dengan harapan seluruh umat dapat turut mendukung dan berpartisipasi dalam setiap langkah yang diambil.













































